Wartawan Usep Mulyana
Pelitasukabumi.id – Semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan warga Desa Cibenda, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Bersama-sama, masyarakat membangun akses jalan yang menghubungkan dua kedusunan antara Kampung Bantar Limus dengan Kampung Pasir Ceuri, Selasa (1/9/2026).
Pembangunan jalan tersebut mendapat dukungan langsung dari Kepala Desa Cibenda, Adi Rizwan atau yang akrab disapa Hurung.
Ia turun langsung memimpin dan menyemangati masyarakat yang terlibat dalam pengerjaan akses penghubung antarwilayah tersebut.
Hurung mengaku bangga melihat kekompakan warga yang bahu-membahu mewujudkan pembangunan jalan.
Menurutnya, kebersamaan masyarakat menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai keterbatasan pembangunan di desa.
“Dengan menyatukan kekompakan, Alhamdulillah pembangunan jalan ini akhirnya bisa terealisasi. Maju terus semangat gotong royong kita,” ujar Hurung.
Ia menegaskan, pembangunan tidak selalu dapat berjalan hanya dengan mengandalkan satu pihak.
Peran serta dan kepedulian masyarakat menjadi kekuatan besar untuk mempercepat kemajuan desa.
“Tidak ada kata lelah maupun menyerah ketika kita memiliki tekad kuat dan semangat persatuan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dan kelancaran dalam setiap langkah kita,” katanya.
Selain menjadi jalur penghubung antara dua wilayah, jalan tersebut juga diharapkan memberikan manfaat langsung bagi warga, khususnya para petani.
Akses yang lebih baik diyakini dapat mempermudah masyarakat membawa kebutuhan pertanian serta mengangkut hasil panen. Dengan demikian, aktivitas usaha tani warga diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan lancar.
Hurung pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada warga Kampung Bantar Limus, Kampung Pasir Ceuri, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan tenaga dan kontribusinya dalam pembangunan jalan tersebut.
“Semoga jalan ini memudahkan akses usaha tani warga. Jalan merupakan urat nadi kehidupan masyarakat. Kami berharap fasilitas ini memberikan manfaat besar dan turut mendorong kemajuan Desa Cibenda,” pungkasnya.

