Bojong Asih Perkuat Ekonomi Desa Lewat Pengembangan Ayam Petelur dan Hortikultura

Wartawan Usep Mulyana

Pelitasukabumi.id – Pemerintah Desa Bojong Asih, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, terus memaksimalkan potensi lokal sebagai strategi meningkatkan perekonomian masyarakat.

Sektor peternakan ayam petelur dan pertanian hortikultura menjadi dua bidang unggulan yang diproyeksikan mampu menciptakan lapangan usaha baru.

Selain itu juga digadang-gadang memperkuat ketahanan ekonomi warga, sekaligus mendorong peningkatan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.

Kepala Desa Bojong Asih, H. Heri, mengatakan wilayahnya memiliki sumber daya alam yang cukup potensial untuk dikembangkan.

Dia menambahkan, keberadaan usaha peternakan ayam petelur serta lahan pertanian yang produktif harus dimanfaatkan secara optimal agar mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian desa.

“Potensi yang kita kembangkan dapat menjadi kekuatan utama dalam mendukung pembangunan berbasis ekonomi kerakyatan,” kata dia, Senin (3/8/2026).

Lebih lanjut ia menjelaskan, pemerintah desa terus mendorong masyarakat agar lebih serius mengembangkan sektor peternakan maupun pertanian.

Pendampingan dan motivasi kepada para pelaku usaha terus dilakukan agar produktivitas meningkat dan hasil yang diperoleh mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi keluarga maupun masyarakat sekitar.

“Potensi yang kami miliki harus mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Karena itu, pemerintah desa terus mendorong agar sektor peternakan dan pertanian berkembang lebih produktif dan berkelanjutan,” ujar H. Heri.

Selain peternakan ayam petelur, komoditas hortikultura seperti cabai, terong, dan mentimun juga memiliki prospek yang menjanjikan.

Tanaman tersebut selama ini menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat karena memiliki permintaan pasar yang relatif stabil.

Dengan pengelolaan yang lebih baik, sektor hortikultura diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap peningkatan ekonomi desa.

Menurut H. Heri, pengembangan potensi lokal tidak hanya berorientasi pada peningkatan hasil produksi.

Baca Juga :  ‎DPMPTSP Adakan Gebyar NIB dan Launching Layanan Keimigrasian MPP Kabupaten Sukabumi

Lebih dari itu, langkah tersebut diharapkan mampu membuka peluang usaha baru, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan daya saing produk pertanian dan peternakan, serta menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Bojong Asih.

Di samping fokus pada penguatan ekonomi, Pemerintah Desa Bojong Asih juga terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Salah satu perhatian utama saat ini adalah membantu masyarakat yang masih menghadapi kendala administrasi dalam kepesertaan Program Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Pemerintah desa berupaya memastikan seluruh warga memperoleh hak pelayanan kesehatan tanpa hambatan administrasi.

Kasi Pemerintahan Desa Bojong Asih, Dian, menjelaskan masih ditemukan sejumlah persoalan berkaitan dengan validasi data dan sinkronisasi status kepesertaan KIS.

Kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat mengalami kesulitan saat hendak memanfaatkan layanan kesehatan. Karena itu, pemerintah desa terus melakukan pendampingan agar setiap permasalahan dapat segera ditindaklanjuti.

Sementara itu, Sekretaris Desa Bojong Asih, Sumanto, menegaskan pemerintah desa terus memperkuat koordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat proses pembaruan dan sinkronisasi data kepesertaan KIS.

Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat tidak lagi terkendala persoalan administrasi ketika membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Kami ingin masyarakat merasakan manfaat pembangunan secara utuh. Ekonominya tumbuh, sementara pelayanan publik, termasuk akses kesehatan, juga semakin mudah,” kata Sumanto.

Pemerintah Desa Bojong Asih optimistis pengembangan peternakan ayam petelur dan budidaya hortikultura akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat perekonomian desa.

Di sisi lain, peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya penyelesaian berbagai kendala administrasi KIS, diharapkan mampu memberikan kepastian akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Dengan penguatan dua sektor tersebut, pembangunan desa diharapkan berjalan lebih seimbang sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat dari waktu ke waktu.

Bagikan Pelitasukabumi.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *