Hari Pramuka ke-65, Wabup Tekankan PentingnyaKarakter Hadapi Era Teknologi

Wartawan Iyus Firdaus

Pelitasukabumi.id – Gerakan Pramuka dinilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda agar mampu menghadapi perubahan zaman, termasuk perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI).

Nilai-nilai yang terkandung dalam Tri Satya dan Dasa Dharma disebut menjadi bekal penting untuk membangun generasi yang tangguh, bertanggung jawab, serta peduli terhadap sesama.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas saat menjadi Pembina Upacara Apel Besar dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 yang digelar di Pondok Modern Assalam Putri, Warungkiara, Selasa (6/10/2026).

Menurut Andreas, perjalanan Gerakan Pramuka telah menunjukkan kontribusinya dalam melahirkan berbagai sosok yang kemudian mengabdi di tengah masyarakat.

Mereka tidak hanya menjadi pemimpin, tetapi juga pendidik, ilmuwan hingga tokoh masyarakat yang memberikan kontribusi bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ia menilai, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari pendidikan karakter yang ditanamkan melalui Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka.

“Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka telah terbukti menjadi landasan penting dalam membentuk generasi yang tangguh, bertanggung jawab, peduli terhadap sesama, serta mampu menghadapi berbagai perubahan zaman, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan,” ujar Andreas.

Baca Juga :  Limbah Dapur MBG Disulap Jadi Biogas, Bupati Resmikan Fasilitas Energi Terbarukan

Karena itu, lanjutnya, nilai-nilai kepramukaan tidak cukup hanya dipahami sebagai bagian dari kegiatan organisasi. Nilai tersebut harus diwujudkan menjadi karakter dan etika dalam kehidupan sehari-hari.

Andreas menegaskan, penguasaan teknologi harus dibarengi dengan karakter yang kuat.

Dengan demikian, generasi muda tidak hanya mampu memanfaatkan perkembangan teknologi, tetapi juga dapat menggunakannya secara bijak, bertanggung jawab dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya meyakini, Gerakan Pramuka mampu melahirkan generasi muda yang siap berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Apalagi jika dilakukan dengan pembinaan yang terarah,” katanya.

Andreas juga menyoroti perkembangan Gerakan Pramuka di Kabupaten Sukabumi. Di bawah kepemimpinan Ade Suryaman, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi dinilai telah menunjukkan capaian yang patut diapresiasi.

Salah satunya ditunjukkan melalui keberhasilan melampaui target 5.000 Pramuka Garuda sejak 2023.

Capaian tersebut menjadi bagian dari perkembangan pendidikan kepramukaan di Kabupaten Sukabumi.

“Ini patut diapresiasi. Capaian ini harus terus dilanjutkan dan ditingkatkan sebagai bagian dari sinergi dalam memperkuat pendidikan kepramukaan,” ungkapnya.

Dalam Apel Besar Hari Pramuka ke-65 tersebut, rangkaian kegiatan juga diisi dengan berbagai penyerahan penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi dan capaian dalam Gerakan Pramuka.

Bagikan Pelitasukabumi.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *