28 Unit Ikuti Festival Inovasi, RSUD R. Syamsudin Perkuat Pelayanan dan Keselamatan Pasien

Wartawan Usep Mulyana

Pelitasukabumi.id – Penguatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien menjadi fokus pembenahan RSUD R. Syamsudin S.H. Kota Sukabumi. Salah satu langkah yang ditempuh rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut adalah mendorong lahirnya inovasi di setiap unit pelayanan melalui Festival Inovasi Rumah Sakit BLUD Tahun 2026.

Sebanyak 28 unit dan instalasi di lingkungan RSUD R. Syamsudin ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Kegiatan ini menjadi ruang bagi setiap unit untuk mengembangkan gagasan pembaruan, baik dalam aspek pelayanan publik maupun tata kelola rumah sakit.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ida Halimah, menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan harus berjalan beriringan dengan pembenahan fasilitas serta penguatan kinerja rumah sakit. Menurutnya, RSUD R. Syamsudin memiliki tanggung jawab besar karena menjadi salah satu rumah sakit rujukan utama di wilayah regional Jawa Barat.

Hal itu disampaikan Ida seusai mengikuti puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-106 UOBK RSUD R. Syamsudin S.H., Sabtu (10/10/2026).

Ia menjelaskan, persaingan di sektor kesehatan tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai kompetisi antarrumah sakit. Hal terpenting adalah bagaimana setiap fasilitas kesehatan mampu memberikan kontribusi nyata melalui pelayanan yang berkualitas dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Karena itu, inovasi menjadi salah satu instrumen penting untuk mendorong peningkatan kinerja sekaligus memperkuat tata kelola pelayanan. Melalui festival tersebut, setiap unit dan instalasi didorong untuk terus mengembangkan pendekatan baru yang dapat mendukung efektivitas kerja serta meningkatkan kualitas layanan kepada pasien.

Dalam kompetisi itu, dewan juri melakukan penilaian berdasarkan aspek yang telah ditetapkan, dengan kategori penghargaan meliputi pelayanan publik dan tata kelola. Penghargaan yang diberikan diharapkan dapat memacu semangat seluruh unit untuk terus berbenah dan melahirkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Monev Layanan Pertanahan, Menteri Nusron Ingin Kepastian Layanan Bisa Dirasakan Masyarakat

Ida menambahkan, pengembangan inovasi perlu didukung peningkatan sarana dan prasarana. Fasilitas yang memadai dinilai penting untuk menunjang kenyamanan masyarakat sekaligus membantu kelancaran proses pelayanan kesehatan.

“Tujuan akhirnya adalah menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, aman, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” kata Ida.

Sementara itu, Direktur RSUD R. Syamsudin S.H. Kota Sukabumi, Yanyan Rusyandi, menyampaikan bahwa penguatan mutu layanan, keselamatan pasien, serta pengembangan fasilitas menjadi bagian penting dari agenda pembenahan rumah sakit.

Menurutnya, seluruh jajaran rumah sakit perlu terus meningkatkan kinerja dan memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat. Upaya tersebut sejalan dengan arahan Wali Kota Sukabumi yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan dan kesungguhan dalam memenuhi kebutuhan pasien.

Yanyan mengatakan, pembenahan tidak hanya menyangkut aspek pelayanan, tetapi juga mencakup pengembangan infrastruktur penunjang. Sejumlah rencana yang tengah diupayakan antara lain pengembangan BSL dan instalasi gawat darurat (IGD), serta penataan dan pengembangan area parkir.

Pengembangan tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi pasien dan keluarga sekaligus mendukung kelancaran aktivitas pelayanan di rumah sakit.

Dengan keterlibatan 28 unit dalam Festival Inovasi 2026, RSUD R. Syamsudin diharapkan mampu memperkuat budaya inovasi di lingkungan kerja.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas tata kelola, menjaga keselamatan pasien, dan menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat Kota Sukabumi dan wilayah sekitarnya.

Bagikan Pelitasukabumi.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *