TPT Ambruk di Cipanengah Belum Diperbaiki, BPBD Ingatkan Potensi Longsor Susulan

Wartawan Usep Mulyana

Pelitasukabumi.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi memastikan kondisi aliran irigasi di anak Sungai Cipelang, tepatnya di Jalan Pelabuhan II, Kampung Kadulawang RT 01 RW 01, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, telah kembali normal pasca kejadian pada 13 April 2026 lalu.

Kepastian tersebut diperoleh setelah tim Regu Satu BPBD Kota Sukabumi melakukan monitoring langsung ke lokasi. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa aliran air yang sebelumnya terganggu kini sudah kembali lancar dan tidak lagi menimbulkan genangan di area sekitar.

Meski demikian, dalam hasil monitoring tersebut petugas menemukan bahwa kondisi Tembok Penahan Tanah (TPT) di lokasi masih belum mendapatkan perbaikan. Padahal, keberadaan TPT sangat penting untuk menjaga stabilitas tanah di sekitar saluran irigasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, menyampaikan bahwa kondisi ini perlu segera mendapatkan perhatian serius guna mencegah potensi bencana susulan. Menurutnya, meskipun aliran air sudah normal, kerusakan TPT tetap menjadi ancaman.

Baca Juga :  Sinergi Kementerian ATR/BPN dan Kementerian Agama Wujudkan Kepastian Hukum Tanah Wakaf

“Aliran irigasi memang sudah kembali normal, namun TPT yang belum diperbaiki ini berpotensi menimbulkan longsor susulan. Jika itu terjadi, material longsoran bisa menutup saluran air dan berisiko menyebabkan banjir ke permukiman warga,” ujar Yoseph, Rabu (29/4/2026).

Ia menegaskan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanganan terhadap TPT tersebut bisa segera dilakukan. Langkah cepat dinilai penting untuk meminimalisir dampak yang lebih besar, terutama bagi masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi.

Selain itu, Yoseph juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Warga diminta segera melaporkan jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau potensi longsor di sekitar aliran sungai.

Monitoring ini melibatkan sejumlah personel BPBD Kota Sukabumi, di antaranya Nanang Iskandar, M. Taufik, U. Hermawan, Dani Ramadhan, Fahri Ahsan, Zimiar Hanggara, Budi Ruhiyat, dan Agus Dian Maulana. BPBD memastikan akan terus melakukan pemantauan berkala guna memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.

Bagikan Pelitasukabumi.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *