Longsor Sukalarang Tewaskan Satu Warga, Tebing Delapan Meter Ambruk Hantam Rumah

Wartawan Usep Mulyana

Pelitasukabumi.id – Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi. Kali ini, tebing di Perumahan Gria Sukamaju, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, ambruk dan menewaskan seorang warga pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Korban diketahui seorang perempuan berinisial AN (29) yang saat kejadian berada di dalam rumah. Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak siang diduga menjadi pemicu utama longsor.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sukalarang, Ade Dior, menjelaskan bahwa longsoran berasal dari tebing setinggi sekitar 8 meter dengan panjang 10 meter yang berada tepat di belakang rumah korban.

“Tebing dengan tinggi 8 meter dan panjang 10 meter itu ambruk dan langsung menghantam tembok bagian belakang rumah,” ujar Ade, Jumat (17/4/2026).

Saat kejadian, korban berada di kamar mandi. Material tanah yang ambrol bersama reruntuhan tembok membuat korban terjebak dan tertimbun di dalam bangunan.

Baca Juga :  Kota Sukabumi Terkepung Banjir, BPBD: Hujan Deras Picu 20 Titik Bencana

Warga bersama petugas bergerak cepat melakukan evakuasi. Sekitar 30 menit kemudian, korban berhasil ditemukan. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

“Korban berhasil dievakuasi oleh warga dan petugas sekitar 30 menit setelah kejadian, namun nyawanya tidak tertolong,” tambah Ade.

Peristiwa ini bukan yang pertama di lokasi tersebut. Sebelumnya, pada Sabtu (11/4/2026), longsor juga terjadi di kawasan yang sama dan menyebabkan seorang penghuni mengalami luka-luka.

Pihak BPBD bersama relawan mengimbau warga yang tinggal di sekitar tebing untuk meningkatkan kewaspadaan. Curah hujan yang masih tinggi di wilayah Sukabumi berpotensi memicu longsor susulan.

Saat ini, jenazah korban berada di RSUD R. Syamsuddin SH Kota Sukabumi untuk menjalani pemeriksaan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Bagikan Pelitasukabumi.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *