Pembangunan Jalan Merbabu Masih Tarik Ulur, Realisasi Paling Lambat 2027

Wartawan Usep Mulyana

Pelitasukabumi.id – Rencana pembangunan ruas Jalan Merbabu, Kota Sukabumi, kembali mencuat setelah adanya rencana alokasi anggaran sekitar Rp16 miliar untuk penanganan jalan tersebut.

Namun, hingga kini kepastian kapan pekerjaan fisiknya dimulai masih menjadi tanda tanya.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi 1 H. Yusuf Ridwan atau Kang Datep mengatakan, Jalan Merbabu menjadi salah satu ruas yang direncanakan mendapat perhatian melalui anggaran pembangunan infrastruktur Pemprov Jawa Barat.

Menurutnya, alokasi sekitar Rp16 miliar untuk Jalan Merbabu merupakan bagian dari aspirasi enam anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari enam partai, yakni Golkar, Gerindra, PKS, PAN, PDIP dan PPP.

“Dana itu berasal dari aspirasi enam anggota DPRD dari enam partai yakni Golkar, Gerindra, PKS, PAN, PDIP dan PPP,” ujar Datep, usai kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Perumahan Karangkencana, Kelurahan Karangtengah Kecantikan Gunungpuyuh, Minggu (13/9/2026).

Rencana penanganan Jalan Merbabu tersebut juga disebut mendapat dorongan langsung dari Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki.

Dalam pertemuan dengan para anggota DPRD Jabar, wali kota berharap ruas jalan tersebut dapat segera diperbaiki.

“Alhamdulillah, kami sudah bertemu dengan Pak Wali. Beliau menginginkan pada tahun ini Jalan Merbabu bisa segera diperbaiki,” katanya.

Baca Juga :  Pengibaran Bendera Merah Putih Jelang HUT RI ke-79, Pj Wali Kota: Bukan Sekedar Ritual!

Meski demikian, harapan tersebut belum serta-merta menjadi kepastian bahwa pembangunan akan terlaksana pada 2026.

Datep justru mengisyaratkan masih adanya kemungkinan pekerjaan tersebut belum terealisasi pada tahun berjalan.

“Sekarang kita akan lihat di sisa waktu ini apakah akan dikerjakan atau tidak,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut membuat rencana pembangunan Jalan Merbabu masih berada pada posisi belum pasti, meskipun nilai anggaran yang disiapkan telah disebutkan.

Datep menyebut, jika pekerjaan dapat dilaksanakan tahun ini, ruas jalan tersebut ditargetkan rampung paling lambat sebelum Desember 2026.

Namun, dengan waktu pelaksanaan yang semakin terbatas, realisasi pembangunan tetap bergantung pada proses dan kesiapan pelaksanaan di lapangan.

Karena itu, Rp16 miliar untuk Jalan Merbabu saat ini lebih tepat disebut sebagai rencana alokasi pembangunan, bukan kepastian bahwa pekerjaan fisik akan selesai pada 2026.

Bila pelaksanaan tidak memungkinkan dilakukan tahun ini, masyarakat masih harus menunggu kepastian lanjutan mengenai waktu pembangunan ruas jalan yang menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kota Sukabumi tersebut.

Kini, yang ditunggu bukan hanya kepastian besaran anggarannya, tetapi juga kepastian kapan alat berat benar-benar turun dan pembangunan Jalan Merbabu dimulai.

Bagikan Pelitasukabumi.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *