Satukan Gerak Langkah LKK dalam Satu Barisan, Kelurahan Gedongpanjang Gelar Capacity Building di Alam Terbuka

Wartawan Usep Mulyana

Pelitasukabumi.id Kelurahan Gedong Panjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, menggelar kegiatan capacity building bagi seluruh Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK).

Kegiatan digelar di Taman Rekreasi Cakrawala di Desa Perbawati, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9/2026).

Lurah Gedongpanjang Hauwera Aulia Handayani, S.STP., M.Si. mengatakan,
kegiatan digelar sebagai upaya memperkuat kebersamaan, kekompakan, serta semangat pelayanan kepada masyarakat.

“Kegiatan dikemas berbeda dari pembinaan LKK pada umumnya yaitu menghadirkan seluruh unsur kelembagaan dalam satu kegiatan,” kata Hauwera.

Menariknya kata dia, para peserta yang berjumlah 140 orang diangkut dari titik kumpul di Kelurahan Gedongpanjang dengan menggunakan tiga Bus Tayo Dishub Sukabumi atau Bus Rapid Transit (BRT) Trans Sukabumi lalu disambung dengan delapan angkutan kota.

Ratusan peserta yang mengikuti kegiatan tersebut meliputi unsur RW, RT, PKK, kader Posyandu, Linmas, hingga Karang Taruna. Turut hadir Wakil Wali Kota Bobby Maulana, Ketua TP PKK Ranti Rachmatilah.

Capacity Building mengusung tema “Berbeda Pikiran, Satu Tujuan, Gedong Panjang Hebat”, kegiatan ini menjadi ruang untuk menyatukan visi seluruh unsur kewilayahan dalam membangun Kelurahan Gedong Panjang yang lebih baik.

Lurah Gedong Panjang menjelaskan, kegiatan tersebut sengaja dikemas dengan suasana berbeda. Jika pembinaan biasanya dilakukan di dalam ruangan, kali ini para peserta mengikuti kegiatan di alam terbuka agar suasana lebih segar dan mampu membangkitkan energi positif.

Selain itu, seluruh LKK yang selama ini kerap menjalankan kegiatan secara terpisah kini dipertemukan dalam satu kegiatan untuk membangun sinergi.

Dari total 140 peserta, terdiri dari 6 RW, 30 RT, 22 anggota PKK kelurahan, 44 kader Posyandu, 36 anggota Linmas, dan 2 orang dari Karang Taruna.

“Semua disatukan agar semakin kompak, solid, dan bergerak dalam satu irama,” ungkapnya.

Tak hanya menghadirkan materi sosialisasi, kegiatan ini juga dikemas melalui berbagai aktivitas capacity building dan permainan yang bertujuan melatih kerja sama, kepemimpinan, serta kekompakan para peserta.

Menurut Lurah Gedong Panjang, konsep tersebut sengaja dipilih agar kegiatan pemberdayaan masyarakat tidak berjalan monoton dari tahun ke tahun.

Dengan semangat pelayanan yang diusung melalui tagline “Bangga Melayani, Gedong Panjang di Hati”, kegiatan ini diharapkan mampu menyegarkan kembali semangat para pengurus LKK sebagai ujung tombak pelayanan pemerintah di tingkat masyarakat.

“Harapannya RT, RW dan seluruh LKK kembali refresh, semakin termotivasi dan lebih optimal dalam melayani masyarakat. Mereka merupakan perpanjangan tangan kami di wilayah,” jelasnya.

Baca Juga :  Dunia Hadapi Ancaman Serius Tiga Krisis Ekologis Dipicu Limbah Plastik

Dalam kesempatan tersebut, Lurah Gedong Panjang juga menegaskan bahwa kegiatan LKK memiliki keterkaitan dengan sejumlah program Pemerintah Kota Sukabumi.

Salah satunya adalah upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya melalui optimalisasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Ia menyebut Kelurahan Gedong Panjang sebelumnya berhasil mencatatkan capaian pembayaran PBB tertinggi se-Kota Sukabumi dan mendapatkan apresiasi langsung dari Wali Kota Sukabumi.

Selain persoalan pajak, pihak kelurahan juga terus mendukung program penyerapan tenaga kerja, termasuk pendampingan masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi.

“Sudah ada beberapa warga yang kami dampingi untuk berangkat bekerja ke luar negeri melalui program yang ada. Sosialisasi kepada masyarakat juga terus dilakukan,” katanya.

Komitmen terhadap persoalan lingkungan juga menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Kelurahan Gedong Panjang membagikan tempat penampungan botol plastik kepada setiap RW sebagai langkah mendorong pemilahan sampah dari sumbernya.

Warga diharapkan dapat mengumpulkan botol plastik secara terpisah, kemudian hasilnya dapat dikelola melalui Bank Sampah Unit Mandiri dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat serta kas lingkungan RW.

“Pemerintah kelurahan memfasilitasi agar masyarakat mulai terbiasa memilah sampah dari rumah. Nantinya sampah plastik yang terkumpul bisa dikelola dan memberikan manfaat kembali kepada masyarakat,” tuturnya.

Melalui kegiatan capacity building ini, Kelurahan Gedong Panjang berharap seluruh unsur LKK semakin solid dan mampu memperkuat kolaborasi dalam menjalankan berbagai program kewilayahan.

Dengan semangat berbeda pikiran tetapi tetap satu tujuan, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat bersama-sama mewujudkan Kelurahan Gedong Panjang yang semakin maju dan kuat dalam pelayanan kepada warganya.

Sementara itu Camat Citamiang Aries Ariandi mengapresiasi inovasi yang dilakukan Kelurahan Gedong Panjang.

Menurutnya, kegiatan yang menyatukan seluruh LKK dalam satu forum seperti ini menjadi yang pertama dilaksanakan di wilayah Kecamatan Citamiang.

Meski secara substansi kegiatan pembinaan LKK hampir sama dengan kelurahan lainnya, konsep yang diterapkan kali ini dinilai memiliki keunggulan dalam membangun kebersamaan.

“Yang membedakan adalah bagaimana seluruh LKK disatukan untuk membangun kebersamaan dan memiliki satu visi dalam memajukan Kelurahan Gedong Panjang,” ujarnya.

Bagikan Pelitasukabumi.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *