Pemkot Sukabumi Tata PKL Jalan Ahmad Yani, Kebersihan Jadi Prioritas Saat Kuliner Diramaikan Malam

Wartawan: Usep Mulyana

Pelitasukabumi.id – Pemerintah Kota Sukabumi terus memperkuat pengawasan kebersihan sekaligus melakukan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Jalan Ahmad Yani, terutama saat akhir pekan ketika aktivitas kuliner malam meningkat.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan masyarakat tanpa menghambat aktivitas para pelaku usaha.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana langsung terjun ke lapangan melakukan monitoring melihat dari dekat kondisi trotoar, area berjualan, hingga sistem pengelolaan sampah.

Dalam kesempatan tersebut, dia dan jajaran berdialog dengan para pedagang agar tetap mematuhi aturan yang telah disepakati demi menciptakan kawasan kuliner yang tertib, bersih, dan nyaman.

Dia menegaskan bahwa kebijakan yang diterapkan bukan berupa penertiban, melainkan penataan.

“Para pedagang masih diperbolehkan memanfaatkan area pedestrian sebagai lokasi berjualan, namun tidak diperkenankan menggunakan badan jalan yang dapat mengganggu arus lalu lintas maupun keselamatan pengguna jalan,” kata Bobby, Senin (3/8/2026) malam.

Sebagai bagian dari penataan kawasan kata dia, pemerintah juga menerapkan pengaturan parkir kendaraan. Kendaraan pengunjung hanya diperbolehkan parkir di sisi kanan jalan untuk jalur dari arah Timur menuju Barat.

Sementara sisi kiri jalan disterilkan menggunakan pemasangan water barrier agar tetap menjadi ruang aman bagi pengguna jalan.

Dalam aspek kebersihan, Pemkot mengajak pedagang maupun pengunjung menerapkan konsep carry in, carry out, yakni setiap orang bertanggung jawab membawa dan mengelola sampah yang dihasilkannya.

Edukasi tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan kawasan kuliner.

Baca Juga :  DPR Dorong Penguatan Sistem Pengawasan dan Transparansi Data untuk Memberantas Mafia Tanah

Hasil pemantauan menunjukkan sebagian besar pedagang telah menjalankan standar operasional dengan memilah sampah organik dan nonorganik sebelum diangkut petugas.

Pemerintah juga memberikan apresiasi kepada Tim Saber dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang menambah jam operasional pengangkutan sampah pada malam hari agar kebersihan tetap terjaga.

Untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih optimal, Pemkot Sukabumi akan menempatkan gerobak tempat sampah berbahan fiber di sejumlah titik strategis seperti Gang Tekwat, Gang Lipur, dan Gang Perniagaan.

Fasilitas tersebut akan dilengkapi pemisahan sampah organik, nonorganik, dan residu sebelum diangkut menuju tempat pembuangan.

Penyediaan fasilitas tersebut juga diharapkan dapat mengurangi sampah yang berserakan akibat aktivitas pemulung yang membongkar kantong sampah.

Dengan sistem penampungan yang lebih tertata, proses pengangkutan oleh petugas kebersihan diharapkan menjadi lebih efektif.

Selain melakukan penataan di kawasan kuliner malam, Pemerintah Kota Sukabumi mengingatkan seluruh pelaku usaha, termasuk pemilik rumah makan dan hotel, agar mengelola sampah organik secara mandiri sesuai ketentuan yang berlaku.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi beban sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir.

Selama pelaksanaan monitoring akhir pekan, Pemkot juga menambah jumlah personel lapangan serta jam kerja lembur petugas kebersihan.

“Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga kawasan Jalan Ahmad Yani tetap bersih, tertib, aman, dan nyaman sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat dan destinasi kuliner malam di Kota Sukabumi,” tutupnya.

Bagikan Pelitasukabumi.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *