Wartawan Iyus Firdaus
Pelitasukabumi.id – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mematangkan persiapan pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tingkat Kabupaten Sukabumi tahun 2026.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Lapang Korpri Cisaat pada 22 Oktober 2026.
Pemantapan persiapan dilakukan melalui rapat yang digelar di Pendopo Sukabumi, Rabu (7/10/2026).
Dalam rapat tersebut, berbagai aspek teknis pelaksanaan hingga kebutuhan sarana dan logistik menjadi perhatian utama panitia.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, meminta seluruh panitia segera memastikan kebutuhan teknis di lapangan.
Hal itu dinilai penting mengingat pelaksanaan HSN diperkirakan akan dihadiri peserta dalam jumlah besar.
“Peringatan Hari Santri Nasional yang insyaallah akan digelar pada 22 Oktober mendatang adalah momen penting. Kami menargetkan Lapang Korpri Cisaat, yang berkapasitas besar, dapat digunakan secara maksimal untuk memfasilitasi upacara peringatan ini,” ujar Ade.
Menurutnya, kepastian teknis harus segera ditindaklanjuti dengan perencanaan yang matang, mulai dari sarana prasarana, kebutuhan logistik hingga aspek protokoler.
Persiapan tersebut diperlukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib dan sesuai dengan rencana.
“Jika sudah ada kepastian teknis, kita akan segera susun perencanaan mulai dari sarana prasarana hingga protokoler. Biasanya, peringatan di Lapang Korpri Cisaat selalu dipadati peserta, sehingga persiapannya harus benar-benar matang,” tegasnya.
Peringatan HSN 2026 secara nasional mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.
Sementara di tingkat Kabupaten Sukabumi, tema tersebut dipadukan dengan semangat pembangunan daerah menjadi “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas untuk Sukabumi Mubarakah.”
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sukabumi, KH. E.S. Mubarok, mengatakan pelaksanaan HSN tahun ini menjadi momentum penting karena melibatkan kolaborasi lintas unsur.
Menurutnya, peringatan tersebut akan melibatkan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, PCNU, Polri, serta unsur TNI dalam satu rangkaian kegiatan.
“Tahun ini, peringatan Hari Santri di Kabupaten Sukabumi melibatkan kolaborasi antara Pemerintah Daerah, PCNU, Polri, serta unsur TNI. Kami sangat mengapresiasi karena ini merupakan sinergi pertama yang merangkul seluruh elemen secara menyeluruh,” ungkapnya.
Dengan persiapan yang mulai dimatangkan sejak jauh hari, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap pelaksanaan puncak HSN pada 22 Oktober 2026 dapat berjalan tertib, khidmat, dan lancar.
Selain menjadi momentum penghormatan terhadap kontribusi santri, peringatan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi berbagai unsur sekaligus menegaskan peran santri dalam mendukung pembangunan daerah menuju Sukabumi Mubarakah.

