Kolaborasi Pemkot dan Tzu Chi Bedah 80 Rumah Warga, Bobby: Rutilahu Tanggung Jawab Bersama

Wartawan Iyus Firdaus

Pelitasukabumi.id – Upaya mengatasi persoalan rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kota Sukabumi terus diperkuat. Pemerintah Kota Sukabumi menggandeng berbagai pihak, termasuk lembaga sosial, untuk mempercepat terwujudnya hunian yang layak bagi masyarakat.

Salah satunya melalui kolaborasi dengan Budha Tzu Chi Indonesia dan Tzu Chi Sukabumi yang memberikan bantuan rehabilitasi rumah warga melalui program Bebenah Kampung.

Sebanyak 80 rumah warga direncanakan mendapat bantuan renovasi dengan nilai sekitar Rp30 juta untuk setiap rumah. Dari jumlah tersebut, 31 rumah telah masuk tahap awal pelaksanaan.

Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menghadiri langsung kegiatan penerimaan bantuan rehabilitasi Rutilahu di Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Ahad (6/9/2026).

Bobby mengatakan, persoalan rumah tidak layak huni tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Diperlukan keterlibatan berbagai elemen untuk membantu masyarakat yang masih tinggal di hunian dengan kondisi kurang layak.

“Penanganan rumah tidak layak huni merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi berbagai pihak,” kata Bobby.

Ia mengapresiasi kepedulian Budha Tzu Chi Indonesia dan Tzu Chi Sukabumi yang ikut berperan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program rehabilitasi rumah.

Bobby menegaskan, rumah yang layak menjadi kebutuhan mendasar bagi setiap keluarga.

Karena itu, perbaikan hunian tidak hanya dipandang sebagai pembangunan fisik, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga.

Program tersebut juga sejalan dengan gerakan Ayeuna Waktuna Ngawangun Imah 12 PAS yang dijalankan Pemerintah Kota Sukabumi.

Sekretaris Dinas Sosial Kota Sukabumi, dr. Lulis Delawati, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (12 PAS), khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal lebih layak.

Baca Juga :  Pengurus PWI Kota Sukabumi Resmi Dilantik, Program Kerja Difokuskan pada Peningkatan Kualitas Jurnalistik

Menurutnya, bantuan dari Budha Tzu Chi menjadi dukungan penting dalam memperluas penanganan Rutilahu di Kota Sukabumi.

“Alhamdulillah kami mendapatkan bantuan dari mitra sosial, yaitu Budha Tzu Chi Indonesia dan Budha Tzu Chi Kota Sukabumi,” ujar Lulis.

Ia menjelaskan, sebelum proses pembangunan dilakukan, rumah warga terlebih dahulu melalui tahapan asesmen dan survei lapangan.

Para penerima manfaat juga telah menandatangani komitmen bersama sebelum proses rehabilitasi dimulai.

“Assessment dan survei sudah dilakukan. Relawan Budha Tzu Chi turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi masing-masing rumah,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Dinas Sosial turut berkolaborasi dengan sejumlah perangkat daerah dan unsur kewilayahan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) membantu penyusunan rencana anggaran biaya atau RAB untuk setiap rumah.

Sementara kecamatan dan kelurahan terlibat dalam proses verifikasi data serta pendampingan di lapangan.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran dan diberikan kepada warga yang membutuhkan.

Program rehabilitasi ini sekaligus menunjukkan bahwa penanganan persoalan sosial tidak bisa dilakukan secara parsial. Pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat, dunia usaha, komunitas, dan lembaga sosial agar persoalan Rutilahu dapat ditangani lebih cepat.

Bagi warga penerima manfaat, bantuan tersebut membawa harapan baru. Rumah yang sebelumnya rusak dan kurang layak secara bertahap akan berubah menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.

Kolaborasi Pemkot Sukabumi dan Budha Tzu Chi pun diharapkan menjadi langkah nyata untuk menghadirkan lebih banyak rumah layak bagi masyarakat.

Bagikan Pelitasukabumi.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *