Wartawan Usep Mulyana
Pelitasukabumi.id – Proses betonisasi Jalan Pasirlayung di Kota Sukabumi terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
Sistem pengerjaan dibagi menjadi beberapa segmen agar aktivitas masyarakat di sekitar lokasi proyek tetap dapat berlangsung dan dampak penutupan jalan bisa diminimalkan.
Perwakilan CV Makmur Sentosa Tanjil Darussalam menjelaskan, ruas jalan yang ditangani memiliki panjang sekitar 620 meter.
Tahap awal difokuskan pada segmen STA 350 hingga STA 625. Setelah beton mencapai umur yang ditentukan, pekerjaan akan diteruskan ke segmen berikutnya hingga terhubung dengan Jalan Siliwangi.
“Kalau dikerjakan sekaligus tentu akses masyarakat akan terganggu. Karena itu kami membaginya menjadi dua tahap sehingga warga masih bisa beraktivitas,” kata dia, Jumat (25/7/2026).
Sebelum pengecoran utama dilakukan, tim terlebih dahulu membuat lapisan dasar menggunakan beton mutu FC 10 sebagai media perataan permukaan jalan.
Setelah kondisi dasar dinilai siap, pengecoran struktur dilakukan memakai beton FC 25 dengan panjang sekitar 275 meter pada tahap pertama.
Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai dalam waktu tiga hingga empat hari. Selanjutnya, beton akan menjalani masa perawatan sekitar satu minggu sebelum dapat dilalui kendaraan dan proyek berlanjut ke tahap berikutnya.
Untuk spesifikasi teknis, lapisan perata dibuat dengan ketebalan rata-rata lebih dari lima sentimeter guna menghilangkan permukaan jalan yang bergelombang.
Di atasnya dibangun struktur rigid beton FC 25 setebal 20 sentimeter sesuai gambar kerja dari Dinas Bina Marga.
Menurut pelaksana, konstruksi tersebut diperuntukkan bagi jalan lingkungan sehingga dirancang mampu menahan kendaraan dengan beban maksimal sekitar delapan ton.
Ia juga menanggapi pernyataan Wali Kota Sukabumi mengenai rencana pemberian sanksi kepada kontraktor yang tidak bekerja sesuai spesifikasi.
Baginya, pernyataan tersebut menjadi dorongan agar seluruh pelaksana bekerja lebih teliti dan disiplin.
“Kami menganggap itu sebagai motivasi sekaligus pengingat agar setiap tahapan pekerjaan benar-benar sesuai spesifikasi. Mulai dari mutu beton, ketebalan hingga kualitas hasil akhir harus sesuai ketentuan sehingga tidak menimbulkan persoalan saat pemeriksaan,” katanya.

