Wartawan Usep Mulyana
Pelitasukabumi.id – Syailendra Creative mempertegas kiprahnya dalam membangun ekosistem industri kreatif di Sukabumi melalui gelaran Road to Amplify Fest Local Pride Movement yang digelar di Pride Palace Coffee, Kota Sukabumi, Minggu (19/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi panggung bagi delapan band lokal sekaligus momentum peluncuran resmi grup musik Classic Vibe sebagai wajah baru di bawah naungan Syailendra Creative.

Mengusung karakter musik pop etnik, Classic Vibe tampil sebagai salah satu daya tarik utama dalam acara tersebut. Kehadirannya menjadi bagian dari langkah Syailendra Creative untuk memperkenalkan talenta lokal yang diproyeksikan mampu menembus pasar musik yang lebih luas.
Direktur PT Siber Teknologi Persada Indonesia (STPI) sekaligus Leader Syailendra Creative, Agung Firman Nugraha, mengatakan bahwa Syailendra Creative dibentuk sebagai ruang pembinaan bagi para pelaku industri kreatif, khususnya musisi.
Menurutnya, meski berada di bawah PT STPI, Syailendra Creative memiliki fokus tersendiri dalam pengembangan talenta.
“Syailendra Creative hadir sebagai rumah bagi para kreator dan musisi. Kami ingin memberikan ruang yang lebih besar agar talenta lokal bisa berkembang secara profesional,” ujar Agung.
Ia mengungkapkan, Classic Vibe bukanlah grup musik yang benar-benar baru dalam berkarya. Sebelum diperkenalkan secara resmi, band tersebut telah tampil dalam sejumlah agenda, termasuk melakukan tur ke Hong Kong.
Saat ini, mereka juga tengah mempersiapkan peluncuran video klip terbaru berjudul “Laki-Laki Jadi-Jadian” yang akan segera diumumkan jadwal perilisannya.
Selain memperkenalkan Classic Vibe, Syailendra Creative juga menyiapkan agenda besar pada Oktober 2026 berupa konser berskala besar yang akan melibatkan musisi dari Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Agenda tersebut diharapkan menjadi panggung bagi para talenta lokal untuk menunjukkan kemampuan mereka kepada publik yang lebih luas.
Di sisi lain, Legal PT STPI, Raima Putri, menegaskan bahwa seluruh aktivitas Syailendra Creative mendapat dukungan penuh dari PT STPI, mulai dari aspek legalitas, tata kelola perusahaan, hingga kepatuhan terhadap regulasi.
Menurut Raima, fondasi tersebut penting agar setiap program yang dijalankan mampu berkembang secara profesional, transparan, dan memberikan rasa percaya kepada para mitra maupun pelaku industri kreatif.
“Kami ingin Syailendra Creative menjadi ekosistem yang mampu melahirkan karya-karya inovatif, membangun kolaborasi yang sehat, serta membuka peluang lebih besar bagi talenta Indonesia untuk berkembang,” katanya.
Melalui sinergi antara dunia teknologi dan industri kreatif, Syailendra Creative optimistis dapat menjadi wadah yang memperkuat daya saing musisi Sukabumi.
Kehadiran Road to Amplify Fest Local Pride Movement pun menjadi bukti bahwa potensi musik lokal terus tumbuh dan siap melangkah menuju panggung nasional hingga internasional.

