Gandeng 14 Dubes Merapat ke Dekranasda, Ayep Zaki Dorong UMKM Sukabumi Tembus Pasar Global

Wartawan Usep Mulyana

Pelitasukabumi.id – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyebut kunjungan 14 duta besar ke Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Sukabumi pada hari kedua menjadi momentum strategis bagi promosi produk unggulan daerah.

Menurut Ayep, Dekranasda menjadi wadah bagi para pelaku UMKM dan pengrajin lokal untuk menampilkan hasil karya asli Sukabumi. Ia menegaskan bahwa seluruh produk yang dipamerkan merupakan hasil produksi lokal, bukan barang dari luar daerah.

“Ini produk asli Sukabumi, bukan barang dari Tanah Abang. Ada batik, batu akik, hingga kerajinan seperti boomerang hasil karya pengrajin kita,” ujarnya.

Kunjungan tersebut disambut antusias oleh para duta besar yang tampak tertarik melihat langsung berbagai produk UMKM. Bahkan, salah satu batu akik dilaporkan terjual dengan harga mencapai Rp80 juta.

Ayep menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa dicapai oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk kerja sama internasional.

“Banyak keuntungan yang bisa kita dapatkan, mulai dari kemudahan ekspor hingga dukungan di sektor pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan sosial budaya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kadin Kota Sukabumi, Patty Mulya, mengapresiasi kunjungan para duta besar ke Dekranasda. Ia menilai momentum ini penting untuk mendorong UMKM dan industri lokal agar mampu bersaing di pasar global.

Baca Juga :  ‎Wali Kota Sumringah, PAD Mei dan Juni Naik Signifikan‎‎

“Harapannya UMKM kita bisa go internasional,” ujarnya.

Patty menambahkan, Dekranasda memiliki peran strategis dalam memasarkan produk unggulan, termasuk batu akik bernilai tinggi yang bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Selain itu, berbagai produk seperti gelang keberuntungan dan batik khas Sukabumi di antaranya motif Kaka, Lokatmala, dan Kenari juga menjadi daya tarik tersendiri.

Ia juga memastikan bahwa pelaku UMKM yang terlibat telah memenuhi persyaratan untuk ekspor, seperti memiliki NIB, sertifikasi ISO, dan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Proses ini turut difasilitasi oleh DPMPTSP sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan usaha.
“Ini peluang besar bagi UMKM Sukabumi untuk menembus pasar ekspor,” pungkasnya.

Ketua Dekranasda Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah menjelaskan, para duta besar yang melihat dari dekat kebanyakan menggandrungi jenis batu-batuan yang dipamerkan di beberapa spot pameran di Dekranasda.

“Dengan kunjungan ini, diharapkan ke depan para pelaku UMKM mendapatkan akses untuk memasarkan produk hingga sampai ke mancanegara,” tuturnya.

Bagikan Pelitasukabumi.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *