BPBD Ajak Warga Lakukan Mitigasi Mandiri Hadapi Ancaman Musim Kemarau

Wartawan Usep Mulyana

Pelitasukabumi.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mengajak masyarakat melakukan mitigasi dini terhadap ancaman kekeringan dengan melakukan mitigasi mandiri sejak dini.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, menjelaskan, dalam kondisi ini masyarakat harus jeli beradaptasi dalam menjaga sumber daya air yang tersedia. Karena kekeringan bukan sekadar debet air yang berkurang.

“BPBD Kota Sukabumi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak hanya menunggu hujan turun, tetapi mulai bergerak melakukan mitigasi mandiri dari sekarang,” ujar Yoseph, Sabtu (30/4/5/2026).

Dia menambahkan, penggunaan air seperlunya yang dilakukan masyarakat dapat membantu mengurangi dampak kekeringan saat musim kemarau berlangsung lebih panjang.

Untuk itu Yoseph mengimbau warga membudayakan penghematan air dengan menggunakan air secukupnya, memastikan kran tertutup rapat setelah digunakan, serta memanfaatkan air bekas cucian beras atau sayuran untuk menyiram tanaman.

Hal lain yang penting diperhatikan masyarakat adalah rutin memeriksa kondisi tempat penampungan air di rumah, seperti agar tetap bersih dan tidak mengalami kebocoran.

Baca Juga :  Inflasi Kota Sukabumi Kembali Tertinggi di Jawa Barat, Harga Pangan Jadi Pemicu

“Memiliki cadangan air yang sehat menjadi kunci ketika distribusi air mulai berkurang,” tegasnya.

Pihaknya juga mendorong warga memanfaatkan sisa curah hujan dengan membuat biopori maupun sumur resapan untuk menjaga cadangan air tanah tetap tersedia.

Masyarakat pada sisi yang lain perlu diingatkan agar menjaga vegetasi di lingkungan sekitar dan menghindari pembakaran sampah di lahan kering karena berisiko memicu kebakaran lahan saat musim kemarau.

BPBD Kota Sukabumi meminta warga segera melapor melalui RT/RW atau call center BPBD apabila wilayahnya mulai mengalami krisis air bersih agar bantuan pendistribusian air dapat segera dilakukan.

“Mari kita jaga alam agar alam menjaga kita. Tetap waspada, tetap tenang, dan terus pantau perkembangan cuaca dari sumber resmi,” tandasnya.

Bagikan Pelitasukabumi.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *