Wartawan Usep Mulyana
Pelitasukabumi.id – Riuh pengunjung dan kilau batu akik memenuhi Gedung Juang 45, Ahad (5/4/2026). Pameran “Kemilau Batu Bercahaya” Piala Wali Kota Sukabumi tak sekadar menjadi agenda seremonial Hari Jadi ke-112, tetapi tampil sebagai panggung baru yang menegaskan kebangkitan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Di tengah deretan batu dengan corak alami yang unik, Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana melihat lebih dari sekadar hobi kolektor. Ia menilai, batu akik kini memiliki nilai strategis sebagai komoditas kreatif yang mampu menjangkau pasar global.
“Ini bukan hanya pameran, tapi titik awal membangun identitas dan nilai ekonomi dari kekayaan alam kita,” ujarnya.
Berbeda dari pameran pada umumnya, ajang ini menghadirkan ragam batu dengan karakter visual yang terbentuk alami mulai dari lanskap menyerupai lukisan, siluet, hingga bentuk-bentuk unik yang memicu imajinasi. Setiap batu seolah menyimpan cerita, dan di situlah letak nilai eksklusifnya.
Bobby menekankan, tantangan ke depan bukan lagi pada produksi, melainkan bagaimana pelaku usaha mampu membaca pasar dan memanfaatkan teknologi.
Platform digital seperti Instagram dan TikTok disebut menjadi etalase baru yang efektif untuk menjangkau kolektor lintas negara. Bahkan, sebagian pelaku usaha Sukabumi telah mulai merambah pasar Eropa dan Amerika.
Dorongan lain yang tak kalah penting adalah pembentukan ciri khas daerah. Sukabumi dinilai perlu memiliki signature stone yang kuat seperti Blue Opal atau kecubung—yang dapat menjadi identitas sekaligus magnet wisata.
Momentum libur panjang seperti Lebaran, menurutnya, menjadi peluang emas untuk menarik kunjungan wisata berbasis komunitas dan minat khusus.
Pameran seperti ini diyakini mampu menjadi pemicu pergerakan ekonomi, dari sektor kerajinan hingga pariwisata.
Pemerintah daerah pun membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, baik melalui dukungan fasilitas, sinergi anggaran, hingga keterlibatan pihak swasta dan figur nasional untuk memperkuat daya tarik acara di masa mendatang.
Dengan konsep yang terus dikembangkan, “Kemilau Batu Bercahaya” berpotensi menjadi agenda tahunan unggulan bukan hanya milik komunitas, tetapi juga wajah baru promosi Kota Sukabumi ke kancah nasional dan internasional.

