‎Perusahaan Penjaminan Sinergi Wujudkan Pengadaan Barang dan Jasa yang Transparan di Jawa Timur

‎Wartawan Usep Mulyana
‎

‎Pelitasukabumi.id – Badan Pengelola Investasi Danantara menggelar Sosialisasi Tata Kelola Pengadaan Barang dan Jasa di Dyandra Convention Center, Surabaya, Kamis (9/10/2025).
‎
‎Kegiatan ini dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, jajaran pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Timur, serta Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Dr. Kuntadi, SH., MH. bersama seluruh jajaran Kejaksaan Negeri di wilayah tersebut.
‎
‎Dalam kegiatan tersebut, PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang mewajibkan adanya jaminan dalam setiap proses pengadaan.
‎
‎Penjaminan berfungsi tidak hanya sebagai mekanisme pengendalian risiko proyek pemerintah, tetapi juga memberi manfaat besar bagi UMKM yang sering terkendala modal dan agunan saat mengikuti tender.
‎
‎Melalui produk penjaminan seperti surety bond, Jamkrindo membantu pelaku usaha memenuhi kewajiban tanpa mengganggu likuiditas usahanya.
‎
‎Plt. Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari menegaskan pentingnya peran lembaga penjamin seperti Jamkrindo dan Jamkrida Jatim dalam memastikan pengadaan yang transparan, akuntabel, dan terukur.
‎
‎“Kehadiran penjaminan memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa serta memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak, sesuai amanat Peraturan LKPP Nomor 4 Tahun 2024,” ujar Abdul Bari.
‎
‎Ia menambahkan, regulasi tersebut menjadi pendorong bagi perusahaan penjaminan untuk terus memperluas kontribusi dalam mewujudkan pengadaan yang transparan, efisien, dan berkeadilan.
‎
‎Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menilai kegiatan ini penting untuk memperkuat transparansi dan profesionalisme dalam proses pengadaan di lingkungan pemerintah daerah.
‎
‎“Pengadaan yang berintegritas adalah salah satu pilar utama dalam membangun pemerintahan yang bersih dan pelayanan publik yang efektif,” tegasnya.
‎
‎Sementara itu, Kepala Kejati Jawa Timur Dr. Kuntadi menekankan komitmen Kejaksaan dalam mendukung tata kelola pengadaan yang berintegritas.
‎
‎Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perusahaan penjaminan seperti Jamkrindo dan Jamkrida Jatim merupakan langkah strategis memperkuat sistem pengendalian risiko.
‎
‎“Kejaksaan siap memberikan pendampingan hukum agar pelaksanaan pengadaan berjalan sesuai prinsip keadilan dan kepatuhan hukum,” ujarnya.
‎
‎Lebih lanjut, Abdul Bari menyampaikan bahwa Jamkrindo akan terus memperkuat sinergi dengan LKPP, lembaga perbankan, dan ekosistem penjaminan untuk meningkatkan efektivitas layanan.
‎
Upaya tersebut dilakukan melalui transformasi digital sistem penjaminan serta peningkatan literasi bagi pelaku usaha agar proses pengadaan berjalan cepat, efisien, dan terintegrasi.
‎
‎

Bagikan Pelitasukabumi.id
Baca Juga :  Sertipikat Elektronik Diterapkan Bertahap, Sertipikat Tanah Lama Tetap Berlaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *