Wartawan Usep Mulyana
Pelitasukabumi.id – Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Sukabumi berlangsung khidmat di Lapang Merdeka, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Cikole, Senin (17/8/2026).
Upacara yang diikuti sekitar 1.000 peserta tersebut dipimpin langsung Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki, S.E., M.M.
Upacara turut dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, Ketua DPRD Kota Sukabumi H. Wawan Juanda, Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Beny Syafri, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo.
Turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi Siti Holija Harahap, Ketua Pengadilan Negeri Kota Sukabumi Himelda Sidabalok, Sekda Kota Sukabumi H. Andang Tjahjadi, jajaran pemerintah daerah, camat, lurah, unsur TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, pelajar, mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat.
Dalam amanatnya, Ayep Zaki menyampaikan rasa syukur karena dapat kembali berdiri sebagai Wali Kota Sukabumi dalam peringatan kemerdekaan untuk tahun kedua.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pendahulu yang telah meletakkan dasar pembangunan Kota Sukabumi hingga terus berkembang dan mendekati cita-cita para pendiri bangsa.
“Semangat mengisi kemerdekaan harus tetap berlandaskan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika,” kata wali kota.
Dia menambahkan, momentum HUT RI juga harus menjadi kesepakatan bersama sekaligus kerangka berpikir dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara, di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Ayep juga sempat menyinggung arah pembangunan nasional yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan pada 14 Agustus 2026.
Sejumlah capaian yang disorot di antaranya swasembada pangan, pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,45 persen, peningkatan investasi dan penciptaan lapangan kerja, serta komitmen pemerintah dalam menangani kemiskinan, korupsi, pendidikan, kesehatan, investasi dan hilirisasi.
Di tengah kebijakan efisiensi nasional tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi, lanjut Ayep, tetap berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan daerah.
Sejumlah capaian disebut telah diraih, antara lain opini WTP selama 12 tahun berturut-turut, peringkat pertama realisasi belanja daerah se-Jawa Barat per 3 Juli 2026 serta peringkat kedua realisasi pendapatan daerah.
Selain itu, Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap pelayanan publik mencapai 88,73 atau kategori A/Sangat Baik.
Pemerintah Kota Sukabumi juga memperoleh nilai 96,5 dengan predikat A Istimewa dalam Indeks Reformasi Hukum, nilai 98 atau AA untuk Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH), serta predikat Kota Sangat Inovatif dalam Innovative Government Awards (IGA).
Dalam bidang sosial, sebanyak 264 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah menerima manfaat Program 12 PAS (Pemenuhan Atensi Sosial), yang telah mendapatkan pengesahan hak paten dengan nama “AYEUNA Waktunya Berbagi Berkah”.
Ayep menegaskan, berbagai capaian tersebut harus menjadi pemacu untuk memperkuat kerja sama seluruh sektor.
“Pemerintah, swasta, unsur pejuang, tokoh agama, budayawan, masyarakat, pelaku ekonomi kreatif, pemuda hingga insan pers harus berperan aktif dalam mengawal pembangunan Kota Sukabumi,” ungkapnya.

