Wartawan Usep Mulyana
Pelitasukabumi.id – Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki menegaskan pemerintah daerah terus mengarahkan pembangunan pada sasaran yang terukur sekaligus memastikan setiap persoalan masyarakat dapat ditangani secara cepat.
Penegasan tersebut disampaikan usai menghadiri rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapang Merdeka Sukabumi, Senin (17/8/2026).
Ayep menegaskan, semangat kemerdekaan harus diterjemahkan dalam bentuk kerja nyata untuk membangun Kota Sukabumi yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.
“Benar, Visi sejalan dengan semangat nasional yang diusung dalam peringatan kemerdekaan tahun ini,” kata Ayep.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Pemkot Sukabumi saat ini menitikberatkan program pembangunan pada 26 indikator utama.
Alhasil, penguatan kinerja pemerintahan juga menjadi perhatian, dengan capaian AKIP yang disebut berada pada rentang 90, 96 hingga 98.
Mengenai rencana anggaran daerah tahun 2027 yang diproyeksikan mencapai sekitar Rp1,3 triliun, termasuk pembahasan mengenai pinjaman daerah, Ayep menyebut prosesnya belum final.
“Seluruh tahapan masih mengikuti prosedur pemerintahan melalui pembahasan KUA-PPAS hingga nantinya ditetapkan pada Desember,” ungkapnya.
Ayep juga menekankan pentingnya kecepatan pemerintah dalam menghadapi persoalan yang muncul di tengah masyarakat. Hal itu terlihat dalam penanganan dugaan keracunan makanan yang dialami sekitar 136 santri.
“Saya pastikan pemerintah telah melakukan langkah penanganan dan pemeriksaan,” ujarnya.
Berdasarkan hasil uji laboratorium di Bandung, tidak ditemukan bahan berbahaya seperti formalin. Kondisi seluruh korban juga telah membaik dan dinyatakan kembali sehat.
Sebagai langkah pencegahan, pengawasan terhadap penyediaan makanan akan diperkuat melalui Satgas SPPG.
Pemerintah menaruh perhatian khusus terhadap penerapan standar kebersihan dan higienitas dalam proses penyediaan makanan bagi masyarakat.
Di sisi lain, Ketua Yayasan PASIM Wati Purnaningrum menilai sejumlah pembangunan infrastruktur mulai menunjukkan perkembangan positif.

Salah satu yang mendapat perhatian adalah perbaikan jalan di wilayah Baros dan Prana yang dinilai mulai memberikan manfaat terhadap mobilitas serta kegiatan masyarakat.
Wati berharap pemerintah terus menjaga keberpihakan kepada masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi dan sosial.
Ia mendorong pemimpin di tingkat pusat maupun daerah untuk menjalankan amanah, memberikan perlindungan, serta lebih peka terhadap kebutuhan warga.
Menurutnya, momentum HUT ke-81 RI seharusnya menjadi dorongan bagi pemerintah untuk semakin memperkuat kehadiran di tengah masyarakat.
“Dengan perhatian dan kebijakan yang tepat, pembangunan diharapkan tidak berhenti pada angka capaian, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi kehidupan warga,” pungkasnya.

