Stok Darah Menipis, PMI Kabupaten Sukabumi Intensifkan Ajakan Donor di Saat Ramadhan

Wartawan Usep Mulyana

Pelitasukabumi.id – Palang Merah Indonesia Kabupaten Sukabumi mengintensifkan ajakan donor darah kepada masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Langkah tersebut dilakukan menyusul makin menurunnya persediaan darah dibandingkan bulan-bulan biasa, sementara kebutuhan transfusi di sejumlah rumah sakit tetap tinggi setiap harinya.

Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Sukabumi, dr. M. Ricky Julian Adhetia, mengungkapkan bahwa kondisi stok darah saat ini relatif terbatas.

Bahkan, dibanding yang lain, golongan darah A jumlahnya paling sedikit tersedia.

“Untuk komponen darah jenis TC atau Thrombocyte Concentrate, seluruh golongan darah dalam kondisi kosong. Ini menjadi perhatian serius karena kebutuhan pasien terus berjalan,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Menurutnya, selama Ramadan kebutuhan darah tidak mengalami penurunan. Pasien operasi, ibu melahirkan, penderita thalasemia, hingga korban kecelakaan tetap memerlukan transfusi setiap hari.

Namun, partisipasi pendonor cenderung menurun karena sebagian masyarakat khawatir kondisi tubuhnya tidak kuat saat berpuasa.

Ia menjelaskan, secara medis donor darah tetap aman dilakukan saat berpuasa selama pendonor dalam kondisi sehat dan bugar.

Meski demikian, waktu yang lebih dianjurkan adalah setelah berbuka puasa atau pada malam hari.

Baca Juga :  Wali Kota Akan Pastikan Harga Transaksi BPHTB Proporsional

“Setelah berbuka, tubuh sudah mendapat asupan cairan dan nutrisi sehingga risiko lemas maupun dehidrasi dapat diminimalkan. Itu waktu yang lebih ideal,” jelasnya.

PMI juga mengimbau calon pendonor menjaga pola makan bergizi seimbang saat sahur dan berbuka, terutama mengonsumsi makanan kaya zat besi seperti daging, hati, sayuran hijau, dan kacang-kacangan.

Asupan cairan yang cukup dari waktu berbuka hingga sahur juga penting untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima.

Selain itu, pendonor disarankan beristirahat cukup dan menghindari aktivitas berat setelah mendonorkan darah.

Sebagai bentuk apresiasi, PMI Kabupaten Sukabumi menyiapkan bingkisan tambahan bagi pendonor selama Ramadan berupa beras dan minyak goreng.

“Ramadan adalah momentum berbagi. Setetes darah sangat berarti dan bisa menyelamatkan nyawa. Kami mengajak masyarakat yang memenuhi syarat untuk turut berdonor,” pungkasnya.

PMI berharap meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat selama Ramadan dapat menjaga ketersediaan stok darah, sehingga pelayanan kepada pasien tetap berjalan tanpa hambatan.

Bagikan Pelitasukabumi.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *