BPBD Kota Sukabumi Intensifkan Monitoring Titik Rawan Banjir Limpasan

Wartawan Usep Mulyana

Pelitasukabumi.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menggencarkan monitoring wilayah rawan banjir limpasan di Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi dini menghadapi potensi bencana, terutama saat intensitas hujan meningkat.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, mengatakan pemantauan difokuskan pada titik rawan banjir limpasan di Jalan RH Didi Sukardi, Perumahan Amris Permai RT 1/RW 1.

“Tim melakukan pemantauan langsung ke lokasi. Dari hasil monitoring, masyarakat telah melakukan upaya antisipasi,” ujar Yoseph kepada Radar Sukabumi, Kamis (5/2/2026).

Menurutnya, warga setempat secara swadaya telah melakukan peninggian tembok penahan tanah (TPT) untuk mencegah limpasan air masuk ke permukiman saat hujan deras.

Baca Juga :  Sat Narkoba Polres Sukabumi Kota Mengamankan Dua Kilogram Sabu dari Tujuh Tersangka

“Peninggian TPT cukup membantu menahan aliran air agar tidak meluap ke rumah warga,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, BPBD menerjunkan delapan personel untuk mengecek kondisi lingkungan, aliran air, serta kesiapsiagaan masyarakat di sekitar lokasi rawan.

“Kami terus meningkatkan kewaspadaan sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mitigasi risiko bencana,” katanya.

BPBD juga mengimbau warga untuk menjaga kebersihan saluran air dan segera melaporkan potensi bencana di lingkungan masing-masing.

“Masyarakat diharapkan tidak membuang sampah sembarangan karena dapat memicu banjir limpasan,” pungkas Yoseph.

Bagikan Pelitasukabumi.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *