Kadin Kota Sukabumi Dorong UMKM Naik Kelas, Siap Buka Peluang Investasi

Wartawan Usep Mulyana

Pelitasukabumi.id – Penguatan UMKM dan perluasan investasi menjadi dua agenda yang akan didorong Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Sukabumi di bawah kepemimpinan Elis Sugiarti.

Selain menyiapkan program pemberdayaan pengusaha kecil, Kadin juga menyatakan kesiapan mendukung rencana pengembangan kawasan industri dan kawasan perkotaan yang digagas Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem usaha yang saling terhubung, sehingga pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati pengusaha besar, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang.

Ketua Kadin Kota Sukabumi terpilih, Elis Sugiarti, mengatakan konsolidasi organisasi akan menjadi prioritas awal setelah pengukuhan kepengurusan.

Pembentukan struktur organisasi selanjutnya diikuti penyusunan program kerja dan penguatan komunikasi dengan berbagai asosiasi dunia usaha.

“Kadin Kota Sukabumi akan merangkul berbagai asosiasi, mulai dari pelaku UMKM hingga jasa konstruksi,” kata Elis seusai acara pengukuhannya di Gedung Juang 45, Senin (12/10/2026).

Menurutnya, potensi pengusaha di Kota Sukabumi perlu dihimpun dalam satu gerakan bersama.

Melalui kolaborasi tersebut, Kadin diharapkan dapat menjadi wadah yang mempertemukan kepentingan pelaku usaha sekaligus mendukung pembangunan daerah dengan semangat Sukabumi Bercahaya.

Salah satu program yang tengah disiapkan ialah Jumat Berkah yang menyasar pelaku UMKM di seluruh kelurahan dan kecamatan.

Program ini diarahkan untuk mendorong pertumbuhan usaha kecil sekaligus membangun kepedulian dan kemitraan antara pengusaha dengan skala usaha berbeda.

“Semoga dengan modal dasar seperti itu, Sukabumi akan mengangkat yang kecil menjadi besar dan yang besar bisa menopang yang kecil,” ujarnya.

Bagi Elis, pemberdayaan UMKM harus berjalan beriringan dengan terbukanya peluang ekonomi baru. Karena itu, ia menyambut positif rencana pembangunan kawasan industri dan kawasan perkotaan yang dinilai berpotensi menarik investasi, menggerakkan kegiatan usaha, serta menciptakan lapangan kerja.

Baca Juga :  Bank Sampah Berkembang di Perum Taman Asri, Warga RT 14 Gagas BSU Mandiri

Kadin Kota Sukabumi, lanjutnya, siap ikut menjajaki peluang dengan investor dari luar daerah bersama pengusaha lokal. Keterlibatan dunia usaha diharapkan dapat memperkuat rencana pembangunan agar memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat.

Ketua Kadin Provinsi Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi, turut menyampaikan dukungan terhadap kepemimpinan baru Kadin Kota Sukabumi. Ia menegaskan pentingnya membangun kerja sama antara organisasi pengusaha dan pemerintah daerah, terutama untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.

Almer juga berharap kepengurusan baru segera merumuskan program kerja yang terarah, termasuk mendorong pertumbuhan UMKM dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sinergi antara Kadin dan pemerintah dinilai menjadi salah satu unsur penting dalam memperluas aktivitas ekonomi daerah.

Sementara itu, Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki memaparkan rencana pengembangan kawasan industri dan kawasan perkotaan sebagai bagian dari strategi jangka panjang pembangunan ekonomi.

Ia menginginkan pengembangan tersebut melibatkan konsorsium pengusaha lokal Jawa Barat, bukan hanya dikuasai satu perusahaan.

Ayep menyebut kawasan industri direncanakan berada di wilayah Cileunyi, sedangkan kawasan perkotaan diarahkan ke Cibeureum.

Ia juga mengharapkan Pemerintah Kota Sukabumi memiliki bagian atau share dalam pengembangan kawasan agar terdapat keterlibatan daerah dalam skema pembangunan tersebut.

Menurut Ayep, pengembangan kawasan itu diharapkan dapat menjangkau potensi pasar masyarakat Sukabumi dan Cianjur yang disebut mencapai sekitar enam juta orang.

Selain membuka ruang bagi investasi dan perdagangan, kawasan industri diharapkan turut membantu mengatasi persoalan pengangguran.

Dengan demikian, agenda Kadin tidak hanya berfokus pada penguatan organisasi pengusaha, tetapi juga pada upaya mempertemukan UMKM, investor, dan pemerintah dalam satu arah pembangunan.

Realisasi rencana tersebut masih membutuhkan perencanaan yang matang, kepastian investasi, serta koordinasi seluruh pihak agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat Kota Sukabumi.

Bagikan Pelitasukabumi.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *