Wartawan Usep Mulyana
Pelitasukabumi.id – Pemerintah Kota Sukabumi terus memperluas kolaborasi dalam pelaksanaan Program 12 Pas sebagai upaya membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat penanganan kemiskinan.
Pada pelaksanaan putaran kedua episode ke-15 di Kecamatan Gunungpuyuh yang meliputi Kelurahan Gunungpuyuh dan Sriwedari, bantuan kembali disalurkan kepada 12 penerima manfaat.
Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, mengatakan selain bantuan tunai dan modal usaha, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai mitra.
Pegadaian memberikan bantuan sebesar Rp10 juta, Alfamart menyalurkan 100 paket sembako, sementara bantuan beras untuk ketahanan pangan turut disalurkan melalui kolaborasi dengan sejumlah pihak.
Menurutnya, seluruh dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama yang tidak membebani APBD.
“Program ini akan terus kami lanjutkan. Tujuannya bukan hanya memberikan bantuan, tetapi juga memperkuat hubungan antara pemerintah dengan para mitra yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat,” ujar Bobby.
Ia menambahkan, setiap pelaksanaan Program 12 Pas juga menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk melihat secara langsung kondisi warga.
Dari hasil kunjungan tersebut ditemukan sejumlah persoalan, mulai dari warga yang menderita stroke, penyakit kronis, hingga rumah yang membutuhkan penanganan segera.
Seluruh temuan langsung dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai skala prioritas.
Bobby menambahkan, situasi efisiensi anggaran saat ini tidak boleh mengurangi kepedulian terhadap masyarakat.
Karena itu, Pemerintah Kota Sukabumi terus mendorong lahirnya kerja sama dengan dunia usaha, lembaga maupun masyarakat agar berbagai program sosial tetap berjalan dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
Ia juga mengajak perusahaan, pelaku usaha, serta masyarakat yang ingin berbagi untuk bergabung dalam Program 12 Pas melalui Dinas Sosial Kota Sukabumi.
“Semakin banyak pihak yang ikut berpartisipasi, semakin banyak pula warga yang dapat dibantu. Program ini adalah gerakan kemanusiaan yang harus kita jaga bersama,” pungkasnya.

