Pemkot Sukabumi Genjot Infrastruktur, Trotoar Setukpa hingga Jalan Lingkungan Mulai Dibangun

Wartawan Usep Mulyana

Pelitasukabumi.id – Pemerintah Kota Sukabumi mulai tancap gas merealisasikan sejumlah proyek infrastruktur pada pertengahan 2026. Sejumlah pekerjaan yang selama ini dinantikan masyarakat, mulai dari penataan trotoar, pembangunan kantor kecamatan hingga perbaikan jalan lingkungan, dijadwalkan berjalan dalam waktu dekat.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan pembangunan tetap berjalan meski kondisi anggaran daerah masih terbatas. Saat ini, beberapa proyek prioritas dibiayai melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) sambil menunggu dukungan anggaran lainnya.

Salah satu pekerjaan yang akan segera dilaksanakan adalah revitalisasi pedestrian di depan Sekolah Pembentukan Perwira Polri. Penataan kawasan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan ruang publik yang lebih nyaman dan tertata.

Selain itu, pembangunan Kantor Kecamatan Gunungpuyuh serta perbaikan jalan di kawasan Perumahan Prana juga mulai dikerjakan pada akhir Juni hingga awal Juli 2026.

“Yang sedang berjalan selain Pasar Gudang adalah trotoar depan Setukpa, pembangunan kantor kecamatan di Gunungpuyuh dan perbaikan jalan di Perumahan Prana,” kata Ayep, Senin (22/6/2026).

Tak hanya fokus pada proyek yang bersumber dari APBD Kota Sukabumi, pemerintah juga terus mengawal perbaikan Jalan Merbabu yang selama ini menjadi salah satu keluhan warga.

Dia menambahkan, penanganan ruas jalan tersebut akan dilakukan melalui anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun ini.

Sembari menunggu pelaksanaan proyek dari provinsi, sejumlah titik kerusakan jalan telah mendapat penanganan sementara melalui kegiatan penambalan.

“Jalan Merbabu tahun ini dikerjakan provinsi. Untuk sementara beberapa titik yang rusak sudah ditambal,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketua Apelsura Usulkan Pembentukan Pribumi Baik di Program Sukabumi Memilah Sampah

Ayep juga mengungkapkan adanya dana insentif sekitar Rp2 miliar yang akan digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan mendesak.

Anggaran tersebut akan difokuskan pada perbaikan jalan, pembangunan fasilitas pengelolaan sampah TPS 3R, serta pelaksanaan program kebersihan lingkungan yang diberi nama Sapu Bersih.

Program tersebut disiapkan sebagai langkah memperkuat penanganan sampah di Kota Sukabumi. Pemerintah berharap keberadaan TPS 3R dapat mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir, sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari pengolahan sampah.

Di sisi lain, program Sapu Bersih akan melibatkan berbagai elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan kota yang lebih bersih dan nyaman.

“Nanti program Sapu Bersih juga berjalan. Kita ingin Kota Sukabumi semakin bersih dan tertata,” tutur Ayep.

Ia memastikan pembangunan infrastruktur tetap menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Karena itu, masyarakat diminta tidak khawatir terhadap keberlanjutan berbagai proyek yang telah direncanakan.

Menurut Ayep, Pemkot Sukabumi terus berupaya mencari sumber pembiayaan tambahan agar pembangunan dapat berlangsung lebih cepat dan menjangkau lebih banyak kebutuhan masyarakat.

“Kita terus berikhtiar. Infrastruktur akan tetap menjadi perhatian karena menyangkut kebutuhan dan kenyamanan warga,” tegasnya.

Ayep pun berharap Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat segera cair. Jika dana tersebut sudah diterima, pemerintah akan mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan yang telah masuk dalam perencanaan tahun ini.

“Kalau TKD turun, kita langsung bergerak lebih cepat untuk merealisasikan program-program pembangunan yang sudah disiapkan,” pungkasnya.

Bagikan Pelitasukabumi.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *