Wartawan Usep Mulyana
Pelitasukabumi.id- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menilai Masjid Jami Al-Insyirah dan Gedung Serbaguna “Bale Binangkit” merupakan merupakan strategi cerdas dan visioner.
Demikian disampaikan Budi Azhar saat meresmikan pengganti dua bangunan tersebut, Kamis (5/2/2026). Dia hadir bersama Bupati H. Asep Japar.
“Membangun dua simbol yang berbeda kutub ini sebagai sebuah terobosan yang cerdas dan visioner,” ujarnya.
Dia menambahkan, konsep pembangunan keduanya bisa dikatakan ideal, sebab mampu menyeimbangkan kebutuhan fisik-ekonomi dengan kebutuhan spiritual masyarakat.
Menurutnya tidak banyak pemerintah desa yang mampu menyelesaikan dua infrastruktur besar dengan fungsi yang bertolak belakang namun saling melengkapi dalam satu waktu.
“Apa yang kita saksikan hari ini adalah bukti keseimbangan yang paripurna. Pemerintah Desa tidak hanya membangun Gedung Bale Binangkit untuk memutar roda ekonomi dan sosial tetapi juga membangun Masjid Al-Insyirah sebagai bekal ibadah,” tuturnya.
Momen menarik terekam ketika Ketua DPRD tampak duduk berdampingan dan berbincang akrab dengan Bupati Asep Japar sepanjang acara.
Budi Azhar menyatakan, kehadirannya bersama Bupati di satu panggung desa adalah pesan politik yang kuat tentang dukungan pemerintah daerah.
“Kehadiran kami berdua, Legislatif dan Eksekutif, di sini bukan kebetulan. Ini adalah simbol bahwa kami satu suara dan satu hati dalam mendukung desa-desa yang inovatif dan pro-rakyat seperti Sagaranten,” tandasnya.
Di bagian akhir Budi Azhar berharap keberadaan fasilitas baru ini dapat mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah Sagaranten.
Ia optimis, Gedung Bale Binangkit akan melahirkan kreativitas ekonomi baru, sementara Masjid Al-Insyirah akan mencetak generasi yang berakhlakul karimah.
“Selamat untuk warga Sagaranten. Hari ini Anda semua telah membuktikan bahwa gotong royong dan kepemimpinan yang amanah bisa melahirkan karya besar yang membanggakan,” pungkasnya.

