Pemkot Sukabumi Gandeng UI dan BP2MIPerkuat SDM dan Perlindungan Pekerja Migran

Wartawan Usep Mulyana

Pelitasukabumi.id Pemerintah Kota Sukabumi, menggandeng Universitas Indonesia (UI) dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memperkuat kualitas sumber daya manusia serta perlindungan pekerja migran. Semula tertuang dalam sebuah MoU yang ditandatangani bersama.

Penandatanganan MoU berlangsung di Universitas Indonesia, Senin (2/2/2026). Kegiatan dihadiri Menteri Pekerja Migran Indonesia, Rektor Universitas Indonesia, serta Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menyampaikan, kerja sama dengan Universitas Indonesia difokuskan pada penguatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Pemkot dan UI menjalin kerjasama guna mendorong kebijakan daerah berbasis kajian akademik,” kata Bobby.

Sementara itu kata dia, MoU dengan BP2MI diarahkan pada penguatan tata kelola perlindungan pekerja migran.

“Dua hal penting yang kita sepakati yakni penyusunan data terpadu, peningkatan kapasitas calon pekerja migran, serta penguatan layanan perlindungan di tingkat daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  ‎Kota Sukabumi Raih Lima Penghargaan Program Keluarga Berencana Tingkat Jawa Barat

Dia menambahkan, integrasi data dan pendampingan yang berkelanjutan diharapkan mampu meminimalkan praktik penempatan nonprosedural serta meningkatkan rasa aman bagi pekerja migran dan keluarganya di daerah asal.

Ia juga menilai, kerja sama tersebut akan memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, khususnya dalam penyiapan calon tenaga kerja yang kompeten, berdaya saing, dan siap menghadapi kebutuhan pasar kerja global.

Di tempat terpisah, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan bahwa kerja sama dengan Universitas Indonesia membuka peluang pengembangan BLUD RSUD R. Syamsudin SH (Bunut) Kota Sukabumi. untuk meningkatkan

“Kemungkinan masih terbuka untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan penanganan penyakit secara lebih komprehensif,” tuturnya.

Ayep Zaki juga menyampaikan, MoU dengan BP2MI sejalan dengan upaya menekan angka pengangguran di Kota Sukabumi sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkan peluang kerja melalui jalur resmi, aman, dan terlindungi.

Bagikan Pelitasukabumi.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *