‎Ketua DPRD Hadiri Rakor Penguatan Sinergi Antikorupsi Bareng KPK

‎
‎Pelitasukabumi.id – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, S.IP bersama Bupati Sukabumi dan Sekretaris Daerah menghadiri Rapat Koordinasi Penguatan Sinergi Pemberantasan Korupsi Pemerintahan Daerah.
‎
‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginisiasi kegiatan melalui Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah II, di Candi Bentar Hall, Putri Duyung Ancol, Jakarta, Kamis (10/7/2025).
‎
‎Kegiatan tersebut diikuti para kepala daerah, ketua DPRD, sekretaris daerah, dan inspektur dari Provinsi DKI Jakarta, Lampung, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Banten, dan Jawa Barat.
‎
‎Rakor bertujuan memperkuat sinergi antarlembaga dalam membangun tata kelola pemerintahan daerah yang bersih, transparan, dan akuntabel pasca pelantikan kepala daerah baru.
‎
‎Acara dibuka dengan arahan Pimpinan KPK dan keynote speech Gubernur DKI Jakarta, serta diwarnai penandatanganan komitmen antikorupsi oleh para pimpinan daerah.
‎
‎Dua sesi diskusi menghadirkan narasumber dari KemenPAN-RB, Bappenas, BPKP, Kemendagri, Kejaksaan Agung, dan Polri yang membahas strategi antikorupsi, efektivitas belanja daerah, serta peningkatan indeks integritas nasional.
‎
‎Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya terhadap agenda pemberantasan korupsi. “Kami siap bersinergi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berpihak pada kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
‎
‎Dalam diskusi, beberapa isu krusial turut menjadi perhatian, seperti peran legislatif dalam pengawasan anggaran, pentingnya digitalisasi layanan publik, serta sinergi lintas sektor dalam penegakan hukum.
‎
‎KPK mendorong setiap daerah untuk mengimplementasikan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) secara optimal sebagai bagian dari budaya antikorupsi.
‎
‎Selain itu, KPK mengingatkan agar pemerintah daerah meningkatkan integritas dalam pengadaan barang dan jasa, serta memperkuat peran inspektorat sebagai aparat pengawas internal.
‎
‎Upaya ini dinilai penting dalam menutup celah penyalahgunaan anggaran dan mempercepat pencapaian target pembangunan.
‎
‎Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam menyatukan langkah antara eksekutif, legislatif, dan aparat pengawasan di daerah dalam mendukung program pemberantasan korupsi secara sistemik dan berkelanjutan.
‎
‎Masih kata dia, pembenahan tata kelola pemerintahan bukan hanya tugas lembaga antirasuah, tetapi tanggung jawab kolektif semua unsur pemerintahan daerah.
‎
‎KPK memastikan koordinasi semacam ini akan terus digelar sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengawasan antikorupsi di daerah. Kegiatan berakhir pukul 16.00 WIB.

Bagikan Pelitasukabumi.id
Baca Juga :  ‎Dokter dan Pemerintah Bangun Kolaborasi Wujudkan Sukabumi Mubarakah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *