Wartawan Usep mulyana
Pelitasukabumi.id – Pemerintah Kota Sukabumi terus mendorong penguatan peran RT dan RW sebagai ujung tombak pembangunan yang partisipatif dan berkelanjutan.
Hal ini diwujudkan melalui kegiatan pembinaan, pemberdayaan, dan peningkatan kapasitas pengurus RT dan RW yang dilaksanakan di Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, Kamis (31/7/2025).
Wali Kota Sukabumi hadir langsung dalam kegiatan tersebut, didampingi Camat Cibeureum, Lurah Limusnunggal, unsur LPM, serta perwakilan dari Koperasi Merah Putih.
Kehadiran lintas elemen ini mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat fondasi pembangunan dari tingkat paling bawah.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa keberhasilan program-program pembangunan sangat bergantung pada keterlibatan aktif pengurus lingkungan.
Ia menyebutkan lima fokus utama dalam RPJMD Kota Sukabumi: peningkatan PAD, kesejahteraan masyarakat, penataan kota partisipatif, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan ekonomi kerakyatan.
“RT dan RW adalah penghubung langsung antara pemerintah dan masyarakat. Mereka memegang peran strategis dalam mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran dan inklusif,” ungkapnya.
Sebagai bentuk dukungan, Pemkot Sukabumi menyalurkan insentif secara rutin kepada pengurus RT dan RW, dengan komitmen peningkatan bertahap ke depan.
Selain itu, disiapkan pula anggaran hibah untuk mendukung operasional Koperasi Merah Putih di tingkat kelurahan, sebagai langkah konkret dalam memperkuat ekonomi warga.
Tak hanya itu, Wali Kota juga mendorong peran aktif pengurus lingkungan dalam program wakaf produktif, sebagai upaya membangun kesejahteraan masyarakat berbasis kolaborasi umat.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi, berkontribusi, dan bergotong royong membangun Sukabumi yang lebih baik dan bercahaya,” ujarnya.
Penguatan RT/RW Jadi Fokus Pemkot Sukabumi Dorong Pembangunan Partisipatif
