Tahun Baru Islam Momentum Kebangkitan Islam

Penulis : H. Budhy lesmana, S.Ag.,M.Si

Pelitasukabumi.id. Hari ini kita memasuki 1 Muharram 1448 H. Ummat Islam, wabilkhusus di Indonesia, bereuforia menyambut pergantian tahun dengan berbagai kegiatan, seperti tabligh akbar, pawai obor dll.

Semua tidak lain sebagai salah dua syiar Islam. Agar masyarakat muslim mengetahui kalender Islam yang merupakan informasi urgent dalam merumuskan banyak hal، khususnya dalam hal penentuan 1 ramadhan & 1 syawal yang kerap menimbulkan khilafiyah.

1 Muharam hendaknya tidak sekadar seremoni, hanya menyentuh kulit tapi tidak menyentuh esensi. Hanya menjadi kegembiraan semu tanpa memahami hakikat dari peringatannya.

Dalam hadis yang diriwayatkan Imam Bukhori,
Rasulullah Saw bersabda:

وَالْمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ مَا نَهَى اللَّهُ عَنْهُ
“Orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang Allah.” (Sahih Bukhori)

Hijrah bukan sekadar perayaan, tetapi berpindah dari:

  • maksiat menuju taat,
  • kebodohan menuju ilmu,
  • kemalasan menuju amal saleh,
  • permusuhan menuju persaudaraan
  • meninggalkan riba
  • meninggalkan jual beli jabatan dll

Hijrahnya Rasulullah & Ummat Islam dari Mekkah ke Yatsrib (Madinah), merupakan peristiwa penting sehingga disematkan sebagai satu peristiwa yg dijadikan sebagai acuan penanggalan Islam.

Dalam sebuah riwayat, disebutkan :

عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ أَنَّ عُمَرَ جَمَعَ النَّاسَ فَسَأَلَهُمْ مِنْ أَيِّ يَوْمٍ نَكْتُبُ التَّارِيخَ؟ فَقَالَ عَلِيٌّ: مِنْ يَوْمِ هَاجَرَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ وَتَرَكَ أَرْضَ الشِّرْكِ

Baca Juga :  MERINDUI BAITULLAH

“Dari Sa’id bin Al-Musayyab, bahwa Umar mengumpulkan manusia dan bertanya: ‘Dari peristiwa apa kita memulai penanggalan?’ Ali berkata: ‘Dari hari Rasulullah ﷺ berhijrah dan meninggalkan negeri syirik.'”

Tahun Baru Islam ditetapkan berdasarkan peristiwa hijrah Nabi Muhammad Saw dari Makkah ke Madinah, karena peristiwa itu merupakan awal kebangkitan umat Islam dan berdirinya peradaban Islam yang kuat.

Apa yg bisa Kita petik dari perayaan 1 Muharam, terkait dengan peristiwa hijrah Rasulullah?

Hijrah bukan hanya mengganti penampilan lahiriah, tetapi juga memperbaiki hati, ibadah, akhlak, dan muamalah secara menyeluruh. Melaksanakan Syariat Islam sebagaimana perintah ALLAH swt:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhan (kaffah).”

Syariat Islam terdiri dari 3 dimensi:

  • HablumminaALLAH (aqidah, ibadah mahdhah)
  • Hablumminannafs (makan, minum, berpakaian, akhlak)
  • Hablumminannas (politik, ekonomi, pendidikan, sosial, hukum, hubungan luar negeri dsb)

Untuk mewujudkan kejayaan Islam, ummat harus dicerahkan bahwa 1 Muharram adalah momentum melaksanakan perintah ALLAH & menjauhi laranganNYA secara sempurna. (BG)

Bagikan Pelitasukabumi.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *