BPBD Soroti Ambruknya Dua Kelas SDN Ciganas, Kerusakan Masuk Kategori Berat

Wartawan Usep Mulyana

Pelitasukabumi.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyoroti ambruknya dua ruang kelas SDN Ciganas di Kampung Ciganas, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, yang terjadi usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Manajer Pusat Pengendali dan Operasional BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, menyatakan hasil asesmen di lapangan menunjukkan kerusakan bangunan masuk kategori berat.

Faktor utama penyebab kejadian diduga karena kondisi bangunan yang sudah lapuk, diperparah intensitas hujan tinggi sejak petang hingga pagi hari.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun dua ruang kelas mengalami rusak berat dan tidak bisa digunakan,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

BPBD mencatat, material atap dan plafon runtuh hingga memenuhi lantai ruangan. Kondisi tersebut dinilai membahayakan jika area tetap dipaksakan untuk aktivitas, termasuk pelaksanaan ujian siswa yang sebelumnya direncanakan berlangsung di ruangan tersebut.

Menurut Daeng, reruntuhan bangunan masih berada di dalam kelas dan memerlukan penanganan lebih lanjut sebelum lokasi dinyatakan aman.

Baca Juga :  DP2KBP3A Kota Sukabumi Tangani 138 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Sepanjang 2024

Oleh karena itu, BPBD menegaskan pentingnya langkah cepat dari pihak sekolah dan instansi terkait.

“Kami mendorong pihak sekolah segera membuat berita acara kejadian dan mengajukan permohonan bantuan perbaikan ke dinas terkait,” katanya.

Selain itu, BPBD juga mengingatkan potensi kejadian serupa pada bangunan sekolah atau fasilitas umum lain yang sudah berusia tua, terutama saat cuaca ekstrem.

“Kebutuhan mendesak saat ini adalah perbaikan ruang kelas agar proses belajar tidak terganggu. Kami juga mengimbau kewaspadaan terhadap bangunan lama yang rentan terdampak cuaca,” pungkasnya.

Sementara itu, kejadian ambruknya dua ruang kelas sempat membuat warga sekitar panik.

Mereka bergegas mendatangi lokasi untuk memastikan tidak ada korban dalam insiden tersebut. Namun hingga saat ini dipastikan seluruh siswa dan warga dalam kondisi selamat.

Bagikan Pelitasukabumi.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *