Berada dalam Pasungan, Pemuda ODGJ di Pamuruyan Dievakuasi Tim Gabungan

Wartawan Usep Mulyana

Pelitasukabumi.id – Kisah memilukan dialami seorang pemuda berinisial N (25), warga Kampung Babakan Sirna, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak.

Ia ditemukan hidup dalam kondisi terpasung di dalam rumahnya sebelum akhirnya dievakuasi oleh tim gabungan lintas sektor, Jumat (27/3/2026).

Aksi cepat dilakukan oleh unsur Taruna Siaga Bencana (TAGANA) bersama Sentra Phalamartha, Pemerintah Desa Pamuruyan, Puskesmas Sekarwangi, Satpol PP, serta pihak kecamatan.

Seorang evakuator Ridwan menjelaskan, aksi kemanusiaan dilakukan setelah adanya laporan terkait kondisi N yang memprihatinkan dan membutuhkan penanganan segera.

“Selama ini, keluarga terpaksa memasung N karena khawatir dengan perilakunya yang kerap keluar rumah tanpa kendali dan mengambil barang milik warga,” ujarnya.

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk keterpaksaan demi menjaga keselamatan N dan lingkungan sekitar.

Diketahui, N telah lama mengalami gangguan kejiwaan dan beberapa kali menjalani pengobatan di fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit jiwa di Bogor dan RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi. Bahkan, ia sempat menjalani rehabilitasi di luar daerah sebelum akhirnya kembali ke keluarganya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Sukabumi Sebut Pengemasan Fase Krusial Program MBG

Namun, keterbatasan ekonomi membuat penanganan tidak berjalan optimal. Ayah N yang berprofesi sebagai buruh tani harus menghidupi tujuh anggota keluarga, sehingga kesulitan membiayai kebutuhan di luar pengobatan seperti transportasi dan kebutuhan harian.

Kini, setelah dievakuasi, N langsung mendapatkan penanganan medis dan direncanakan menjalani rehabilitasi lanjutan agar kondisinya lebih stabil.

Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan bantuan pemberdayaan ekonomi bagi keluarga N. Upaya ini diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga sekaligus mencegah terulangnya praktik pemasungan akibat faktor ekonomi.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa penanganan gangguan kejiwaan tidak bisa dilakukan sendiri oleh keluarga, melainkan membutuhkan dukungan serius dari pemerintah dan kepedulian bersama masyarakat.

Bagikan Pelitasukabumi.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *