Tiga Wisatawan Terseret Arus Pantai Ujunggenteng, Satu Ditemukan Meninggal Dunia

Wartawan Usep Mulyana

Pelitasukabumi.id – Kecelakaan laut terjadi di kawasan wisata Pantai Alor Cilangkob, Tenda Biru, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, pada Senin, 23 Maret 2026.

Tiga orang pengunjung dilaporkan terseret arus saat berenang di laut, satu di antaranya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara dua lainnya masih dalam pencarian.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB ketika para korban tengah berenang bersama rekan-rekannya di lokasi kejadian. Diduga kuat, korban terseret arus laut yang cukup kuat di kawasan tersebut.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Aden (8), seorang pelajar asal Kampung Cikiray, Desa Sukamanah, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi. Jasad korban berhasil ditemukan tidak lama setelah kejadian.

Sementara itu, dua korban lainnya yakni Ujang Abduloh (30), seorang wiraswasta, dan Acep (26), juga dilaporkan hilang dan hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Berdasarkan keterangan saksi, saat kejadian sempat dilakukan upaya pertolongan oleh orang tua korban. Namun, dalam proses tersebut, dua korban lainnya justru ikut terseret arus dan hilang.

Baca Juga :  Dewan Hisab Rukyat Kabupaten Sukabumi Menetapkan 1 Syawal 1445 H Jatuh Pada 10 April 2024

Tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian sekitar pukul 13.30 WIB dengan menyisir area perairan di sekitar lokasi kejadian. Hingga pukul 14.00 WIB, kedua korban belum berhasil ditemukan.

Adapun ciri-ciri korban yang masih dalam pencarian di antaranya memiliki tinggi badan sekitar 163 hingga 167 cm, berkulit putih, berambut hitam pendek, serta mengenakan pakaian berwarna merah dan hijau.

Petugas juga telah melakukan berbagai upaya, mulai dari pencarian intensif, pengumpulan keterangan saksi, hingga koordinasi lintas instansi.

Selain itu, masyarakat dan wisatawan diimbau untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai.

Diketahui, kondisi cuaca di wilayah perairan selatan Kabupaten Sukabumi kerap berubah secara cepat, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan laut, khususnya bagi para pengunjung yang berenang di area berbahaya.

Hingga saat ini, proses pencarian masih terus berlangsung dalam kondisi aman dan kondusif.

Bagikan Pelitasukabumi.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *