Perangi Pengangguran, Pemkot Sukabumi Kerjasama Bareng Politeknik Sukabumi dan Dunia Industri

Wartawan Usep Mulyana

Pelitasukabumi.id – Pemkot Sukabumi, menunjukkan keseriusan dalam memerangi tingkat pengangguran lewat skema kerjasama dengan mitra dari politeknik Sukabumi dan dunia industri.

Hasilnya cukup menggembirakan tingkat pengangguran dan angka kemiskinan turun cukup signifikan.

Salah satunya adalah mulai berjalannya program pelatihan vokasi hasil kolaborasi dengan Politeknik Sukabumi dan dunia industri yang memasuki bulan pertama.

Sebanyak 50 peserta angkatan pertama tengah intensif mengikuti diklat ganda yang dirancang khusus untuk mengisi kebutuhan industri di Jakarta, Karawang, Cikarang, dan Bekasi.

Selain itu dua hal yang terus dikembangkan adalah keahlian teknis dan Bahasa Mandarin.

Tiket Menuju Gaji Tinggi
Selama maksimal tiga bulan, setiap peserta lulusan SMA/SMK/D4/S1 tidak hanya diajarkan satu keahlian, melainkan dua kompetensi sekaligus.

Mereka mendalami bidang teknis pilihan seperti CAD & CAM, Sheet Metal, Las (Welding), Menjahit, Masak, atau General Assistant, yang dipadukan dengan Pelatihan Bahasa Mandarin.

Pemberian materi bahasa Mandarin ini menjadi strategi cerdas untuk merespons banyaknya investasi dari Tiongkok di kawasan industri nasional.

Dengan kemampuan bahasa, lulusan pelatihan Politeknik Sukabumi diharapkan mampu berkomunikasi langsung dengan jajaran struktural ekspatriat.

Hal ini bukan sekadar alat komunikasi, melainkan kunci untuk mendapatkan posisi strategis dan kenaikan standar upah yang lebih tinggi bagi para pekerja. Dari sisi biaya sangat terjangkau dengan jaminan penempatan kerja.

Salah satu daya tarik utama program ini adalah Pemkot Sukabumi menekankan kepada pengelola untuk skema pembiayaannya yang relatif murah dan terjangkau bagi masyarakat.

Baca Juga :  Ayep Zaki Bertemu Desy Ratnasari Bahas Isu Strategis dari Fiskal Hingga Fasilitas Rumah Sakit

Meski berbiaya rendah, kualitas pelatihan tetap terjaga dengan standar industri yang ketat.

Yang paling krusial, program ini memberikan jaminan penempatan kerja. Pemkot dan Politeknik Sukabumi telah mengunci kerja sama dengan berbagai perusahaan mitra di wilayah Jabodetabek, sehingga peserta memiliki kepastian karier segera setelah masa pelatihan usai.

“Program ini adalah solusi konkret. Kami membekali warga dengan ‘kail’ berupa keahlian dan bahasa. Dengan biaya yang sangat terjangkau, mereka mendapatkan jaminan kerja.

Ini adalah cara tercepat untuk meningkatkan taraf hidup dan menekan angka kemiskinan di Kota Sukabumi,” ujar Nanda Perdana sebagai pihak penyelenggara.

Tentu saja program tersebut sebagai bagian dari cara mendukung visi sejahtera Walikota Sukabumi.

Keberhasilan 50 peserta yang saat ini sedang menempuh bulan pertama pelatihan kata dia menjadi bukti bahwa minat warga untuk maju sangat tinggi.

Program ini selaras dengan visi misi Walikota Sukabumi untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, berdaya saing, dan mandiri secara ekonomi.

Dengan target penyaluran ke pusat-pusat industri seperti Cikarang dan Karawang, para lulusan ini diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi keluarga yang akan membawa dampak positif bagi penurunan angka pengangguran terbuka di Kota Sukabumi secara keseluruhan.

Bagikan Pelitasukabumi.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *