Ayep Zaki Matangkan Desain Maket Pembangunan Sukabumi 10 Tahun ke Depan

‎Wartawan Usep Mulyana
‎
‎Pelitasukabumi.id – Pemerintah Kota Sukabumi tengah menyiapkan sebuah langkah besar konstruktif dalam bingkai perencanaan pembangunan jangka panjang.
‎
‎Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, mengungkapkan rencana pembuatan maket pembangunan kota sebagai panduan visual untuk arah pembangunan 10 tahun ke depan.
‎
‎Rencana tersebut disampaikan Ayep Zaki usai menghadiri kegiatan jalan santai HUT Karang Taruna ke-65 di kawasan Santasea, Ahad (2/11/2025).
‎
‎Ia menjelaskan, maket itu akan disusun berdasarkan Detail Engineering Design (DED) yang telah disiapkan Bappeda Kota Sukabumi.
‎
‎“Maket ini bukan sekadar pajangan, tapi peta arah pembangunan kota. Kita akan libatkan desainer profesional berskala nasional agar hasilnya akurat, estetis, dan bisa dipahami masyarakat,” ujar Ayep Zaki.
‎
‎Menurutnya, maket tersebut akan memuat rancangan pembangunan berbagai kawasan strategis, mulai dari Lapang Merdeka, area pemerintahan, jembatan penghubung antarwilayah, hingga kawasan car free day dan event kreatif seperti Coffee Festival Sukabumi.
‎
‎Ia menambahkan, Lapang Merdeka 2 menjadi salah satu proyek prioritas yang direncanakan mulai dibangun pada 2026.
‎
‎“Soal anggaran masih kita rasionalisasikan, keputusan finalnya akan kita lihat di bulan Desember,” jelasnya.
‎
‎Nantinya kata dia lapang ini bisa digunakan untuk festival maupun konser berskala besar, termasuk kegiatan yang melibatkan kementerian, provinsi, atau Pemkot.
‎
‎Dengan adanya maket pembangunan tersebut, masyarakat dapat mengetahui arah pengembangan Kota Sukabumi secara menyeluruh.
‎
‎“Wilayah kota ini luasnya 48 kilometer persegi. Dengan maket, semua titik pembangunan bisa divisualisasikan secara utuh dan transparan,” tambahnya.
‎
‎Dalam kesempatan yang sama, Ketua Karang Taruna Kota Sukabumi, Raden Koesoemo Hutaripto, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Wali Kota di tengah masyarakat.
‎
‎Kegiatan jalan santai ini diikuti sekitar 1.500 peserta dan diwarnai kehadiran 10 pelaku UMKM lokal yang membuka stan kuliner.
‎
‎“Momentum ini jadi ajang silaturahmi dan interaksi antara warga, pemerintah, dan komunitas kepemudaan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus menumbuhkan semangat kolaborasi dan memperkuat ekonomi masyarakat,” ujarnya.
‎

Bagikan Pelitasukabumi.id
Baca Juga :  Revitalisasi Sekolah Tak Hambat KBM, Disdik Kota Sukabumi Beri Kepala Sekolah Ruang Atur Strategi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *