Layanan Melonjak, SPPG Sindangpalay 2 Dituntut Penuhi Standar Mutu

Wartawan Usep Mulyana

Pelitasukabumi.id – Lonjakan penerima manfaat di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindangpalay 2, Kecamatan Cibeureum, menjadi sorotan Satgas MBG Kota Sukabumi. Dalam waktu sekitar satu setengah bulan sejak beroperasi, jumlah penerima meningkat tajam hingga mencapai 1.918 orang.

Kepala Satgas MBG Kota Sukabumi, Andri Setiawan, menilai capaian tersebut menunjukkan respons positif masyarakat. Namun, ia mengingatkan agar peningkatan jumlah penerima tidak mengabaikan kualitas layanan.

“Perkembangannya sangat cepat, dari ratusan kini hampir dua ribu. Ini harus diimbangi dengan pengelolaan yang semakin baik,” tegas Andri, Kamis (9/4/2026).

Secara keseluruhan, Kota Sukabumi memiliki 46 unit SPPG yang terus berjalan, termasuk satu yang didukung pendanaan dari PGN. Khusus di wilayah Cibeureum, terdapat tujuh dapur SPPG aktif yang menopang layanan gizi masyarakat.

Andri mengungkapkan, hasil peninjauan di lapangan menunjukkan fasilitas SPPG relatif memadai. Mulai dari area yang luas, sistem distribusi, hingga keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang sudah diterapkan di sejumlah titik.

Baca Juga :  Safari Ramadan di Ponpes Azzainiyah, Bahlil: Pesantren Benteng Moral dan Perjuangan Bangsa

Meski demikian, ia menekankan pentingnya penguatan sistem, terutama dalam pengelolaan limbah agar lebih terintegrasi dengan teknologi modern. Evaluasi berkala juga akan dilakukan untuk memastikan seluruh SPPG berjalan sesuai standar.

Di sisi lain, keberadaan SPPG turut membuka ruang pemberdayaan masyarakat. Mayoritas relawan berasal dari lingkungan sekitar, termasuk ibu rumah tangga dan warga yang sebelumnya belum memiliki pekerjaan tetap.

Kepala dapur SPPG, Krisman Firdani Zega, menjelaskan bahwa limbah dapur tidak terbuang sia-sia. Melalui kesepakatan dengan warga, sisa produksi dimanfaatkan sebagai pakan ternak, lalu hasilnya seperti telur kembali diserap untuk kebutuhan program.

“Ini jadi siklus yang saling menguntungkan antara SPPG dan masyarakat,” ujarnya.

Ketua Yayasan Barokah Gizi Insani, Mira, menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan SPPG.

Ia memastikan setiap arahan dari Satgas MBG akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan ke depan. “Masukan yang diberikan akan kami tindak lanjuti agar layanan ini semakin optimal dan berdampak luas,” pungkasnya.

Bagikan Pelitasukabumi.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *