Wartawan Usep Mulyana
Pelitasukabumi.id – Pemerintah Kota Sukabumi memfokuskan anggaran tahun 2026 pada proyek infrastruktur strategis. Renovasi Gedung Seni Aher dan pembangunan jembatan penghubung ke kawasan Cibeureum menjadi dua agenda utama yang disiapkan sebagai fondasi percepatan pemindahan pusat pemerintahan.
Kepala Bidang Perencanaan Perekonomian dan Pembangunan Daerah (PPED) Bappeda Kota Sukabumi, Asep Supriadi, menjelaskan renovasi Gedung Seni Aher membutuhkan anggaran sekitar Rp3,5 miliar. Namun, saat ini baru tersedia Rp2,3 miliar yang dialokasikan untuk pekerjaan fisik bangunan.
“Total kebutuhan Rp3,5 miliar. Yang siap sekarang Rp2,3 miliar untuk fisiknya. Sisanya untuk kelengkapan seperti sistem peredam dan audio akan menyusul,” kata Asep (2/3/2026).
Proyek tersebut telah masuk dalam RKPD 2026 dan menjadi prioritas kepala daerah. Pengerjaan ditargetkan mulai tahun ini karena telah tercantum dalam dokumen perencanaan resmi.
Selain itu, pembangunan jembatan menuju kawasan Cibeureum diperkirakan menelan anggaran lebih dari Rp12 miliar. Infrastruktur ini dinilai krusial karena menjadi akses utama menuju rencana pusat perkantoran baru.
Menurut Asep, proyek jembatan bukan sekadar rencana jangka pendek, melainkan sudah tercantum dalam RPJPD Kota Sukabumi 2025–2045.
“Pembangunan pusat pemerintahan tidak akan berjalan tanpa akses memadai. Kuncinya ada di jembatan itu. Tanpa jembatan, rencana besar ini hanya akan menjadi wacana,” tegasnya.
Selama ini, keterbatasan akses menjadi kendala pengembangan kawasan Cibeureum. Dengan terbangunnya jembatan, wilayah tersebut diharapkan berkembang menjadi pusat pertumbuhan baru, baik secara administratif maupun ekonomi.
Pemkot juga masih memiliki aset lahan di kawasan tersebut yang dapat dimanfaatkan secara bertahap sesuai kemampuan fiskal daerah. Tahap awal difokuskan pada penyediaan infrastruktur dasar.
Dalam perencanaan menengah, selain jembatan, pemerintah menyiapkan pembangunan landfill sebagai bagian dari dukungan kawasan pusat pemerintahan baru.
Secara keseluruhan, proyek prioritas 2026 meliputi renovasi Gedung Aher Rp3,5 miliar, pembangunan Kantor Kecamatan Gunungpuyuh sekitar Rp5,6 miliar, pembangunan jembatan lebih dari Rp12 miliar, serta pembangunan Gedung Assessment Center BKPSDM. Seluruhnya direncanakan bersumber dari APBD Kota Sukabumi.
Bappeda memastikan seluruh tahapan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, akan dikawal agar sejalan dengan arah pembangunan jangka panjang. Keberhasilan pembangunan infrastruktur dasar ini dinilai menjadi penentu terealisasinya pemindahan pusat pemerintahan ke Cibeureum.
“Begitu jembatan terbangun, tahapan berikutnya akan jauh lebih realistis. Di situlah momentum pembangunan kawasan baru dimulai,” pungkas Asep.

